BBM RON Rendah Berpotensi Merusak Mesin Kendaraan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

BBM RON Rendah Berpotensi Merusak Mesin Kendaraan

Rabu, 30 September 2020 | 13:55 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai Research Octane Number (RON) rendah sangat berisiko bagi mesin. BBM RON rendah akan menurunkan performa atau unjuk kerja (daya dan efisensi), memburuknya emisi gas buang kendaraan bermotor, membuat mesin mengelitik (knocking), sampai risiko terburuk berupa ruang bakar berlubang.

Knocking (bunyi mesin mengelitik) inilah yang harus dihindari, karena bisa merusak mesin, membuat piston berlubang, serta menurunkan efisiensi dan menaikan emisi gas buang,” kata pakar mesin kendaraan bermotor dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Iman K Reksowardojo di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Dikatakan,BBM dengan RON rendah memang menjadi penyebab knocking. Secara termodinamika, knocking terjadi karena BBM RON rendah tidak tahan terhadap tekanan atau temperatur tinggi, sehingga BBM bisa terbakar sebelum waktunya untuk dinyalakan oleh api dari busi.

"Pembakaran yang terjadi bukan dari busi itu yang disebut knocking. Kondisi itu yang terjadi pada BBM RON rendah dan sangat merusak mesin karena temperatur dan tekanan yang sangat tinggi," katanya.

Hal itu yang membedakan dengan BBM RON tinggi dengan kadar 92 ke atas. BBM RON tinggi tersebut tahan terhadap temperatur dan tekanan tinggi, untuk tidak menyala dengan sendirinya. "Pembakaran yang terjadi hanya berasal dari api busi, bukan karena temperatur dan tekanan yang tinggi yang berasal bukan dari busi," ujar Iman.

Pada dasarnya, kata Iman, angka oktan memang merupakan parameter ketahanan BBM dari tekanan/temperatur untuk menyala sendiri (detonasi). Semakin tinggi angka oktan, yang dicerminkan dari RON BBM, akan semakin baik pula kualitas BBM.

Itu sebabnya, Iman mengingatkan, pentingnya menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Apalagi, spesifikasi mesin kendaraan keluaran terbaru memang dirancang untuk BBM dengan RON yang tinggi.

"Jadi memang harus sesuai. Kalau mesinnya dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-design operation atau operasi mesin di luar perancangan," katanya.

Jika itu yang terjadi, hasilnya juga di luar rancangan, seperti daya dan efisiesi menurun, usia mesin menjadi pendek, serta emisi gas buang memburuk. BBM dengan angka oktan tinggi, bila digunakan pada motor bensin dengan perbandingan kompresi yang tinggi akan menghasilkan daya yang tinggi. Hal ini membuat pemakaian bahan bakar irit dan emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan.

"Ibarat tubuh yang membutuhkan makanan bergizi, maka BBM berangka oktan tinggi ini adalah makanan sehat untuk kendaraan bermotor. Tidak hanya untuk kendaraan keluaran baru, BBM oktan tinggi juga baik untuk kendaraan-kendaraan lama,” kata Iman.

Menurut dia, untuk soal BBM, Indonesia paling tertinggal di antara negara-negara ASEAN. Bahkan, Myanmar yang sebelumnya berada di bawah Indonesia, sekarang sudah mendahului memakai BBM minimal RON 91, sedangkan di sini masih ada yang memakai RON 88.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pakar Ingatkan Bahaya Berkendara Sepeda Motor

Sebanyak 70% kecelakaan lalu lintas (lalin) di Indonesia melibatkan sepeda motor.

OTOMOTIF | 29 September 2020

Bedah Fitur Keselamatan Wuling Almaz

Mobil ini dibekali fitur keselamatan komplet, baik aktif maupun pasif.

OTOMOTIF | 26 September 2020

Tips Mencegah Bermain HP Saat Mengemudi

Aplikasi keselamatan berkendara tdrive bisa mencegah bermain handphone saat sedang menyetir.

OTOMOTIF | 25 September 2020

Komunitas Pajero Indonesia One Pinang Komandan Kodiklat AD Jadi Penasehat

Anto Mukti Putranto memastikan akan ada sinergitas yang lebih kuat lagi antara Kodiklat AD dengan PI-One.

OTOMOTIF | 21 September 2020

Federal Oil Hadirkan Program Menarik di Masa Pandemi

Dalam progam yang ditujukan ke para pengguna motor skuter otomatik (skutik) ini, Federal Oil menawarkan sejumlah hadiah kepada konsumen beruntung.

OTOMOTIF | 21 September 2020

Komunitas Otomotif Roda Empat Apresiasi Program Langit Biru Pertamina

Program Langit Biru yang dijalankan Pertamina di Tangerang Selatan mendapat sambutan positif dari komunitas-komunitas otomotif roda empat.

OTOMOTIF | 18 September 2020

Agustus, Penjualan Mobil Naik 47,43%

Secara total, penjualan mobil selama delapan bulan di tahun 2020 baru mencapai 323.492 unit, atau baru 31 persen dari pencapaian tahun lalu.

OTOMOTIF | 16 September 2020

Simak, Ini Tips Merawat Mobil di Masa Pandemi

Selain rutin mengganti oli, pemilik mobil dianjurkan untuk memiliki asuransi kendaraan.

OTOMOTIF | 14 September 2020

Pangsa Pasar Daihatsu Meningkat

Untuk penjualan ritel, Daihatsu berhasil melepas 65.767 unit dengan peningkatan market share menjadi 18,1%.

OTOMOTIF | 11 September 2020

Daihatsu Minta Penjelasan DKI Soal PSBB

Kebijakan itu akan berdampak pada pengaturan kerja ribuan karyawan Daihatsu.

OTOMOTIF | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS