Akademi Demokrat Didirikan untuk Kaderisasi
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-0.93)   |   COMPOSITE 5059.22 (-2.2)   |   DBX 933.73 (-1.46)   |   I-GRADE 135.366 (-0.22)   |   IDX30 427.201 (-1.58)   |   IDX80 111.513 (-0.34)   |   IDXBUMN20 284.629 (-0.94)   |   IDXG30 118.405 (-0.38)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-1.35)   |   IDXQ30 125.347 (-0.55)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.23)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-0.84)   |   IDXV30 105.043 (-0.22)   |   INFOBANK15 803.622 (1.06)   |   Investor33 371.182 (-0.18)   |   ISSI 148.056 (-0.17)   |   JII 539.107 (-2.74)   |   JII70 182.679 (-0.71)   |   KOMPAS100 996.599 (-1.36)   |   LQ45 780.316 (-2.62)   |   MBX 1404.61 (-0.38)   |   MNC36 278.843 (-0.12)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.48)   |   SMInfra18 242.356 (-1.44)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.13)   |  

Akademi Demokrat Didirikan untuk Kaderisasi

Minggu, 8 Desember 2019 | 22:38 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Kaderisasi merupakan salah satu proses penting yang harus senantiasa dijalankan dalam proses transformasi partai politik (parpol). Regenerasi menjadi kunci untuk menjaring calon-calon pemimpin berpotensi.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Seleksi Akademi Demokrat, Ni Luh Putu Caosa Indryani dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Caosa menjelaskan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggagas berdirinya Akademi Demokrat. Kala itu AHY masih menjabat sebagai Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 untuk Partai Demokrat.

Pendidikan di Akademi Demokrat angkatan pertama dikhususkan bagi anggota tim kampanye para calon anggota legislatif (caleg) yang berjuang di daerah pemilihan masing-masing pada Pemilu 2019.

Politisi, selain bersifat politis, juga merupakan profesi yang memerlukan standar profesionalisme tertentu, sehingga diperlukan pendidikan profesional. AHY pernah berdiskusi dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait hal tersebut.

“Akademi Demokrat dibentuk sebagai ujung tombak transformasi Partai Demokrat menjadi partai modern yang berasaskan nasional-religius melalui pendidikan profesional dan merit sistem. Jati diri Akademi Demokrat adalah sekolah pejuang, patriot, dan kader pemimpin bangsa,” ungkap Caosa.

Menurut Caosa, AHY menginginkan Akademi Demokrat menjadi bagian dari pendidikan politik dan cara PD dalam melakukan transformasi kepartaian ke arah yang lebih baik. Tujuan dari pendidikan ini yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang unggul menggunakan sistem Tri Pola Dasar.

Tri Pola Dasar yang dimaksud yaitu pelatihan secara fisik, mental, dan intelektual. Pendidikan ini gratis, tidak dikenakan biaya untuk para siswa-siswinya. Siswa-siswi pendidikan disebut dengan panggilan Taruna, kepanjangan dari Tunas Muda Harapan Bangsa.

Sebelumnya, AHY menyatakan, gagasan Akademi Demokrat merupakan bagian besar dari cetak biru PD menjadi partai yang maju dan modern di masa depan. “Diawaki oleh kader-kader yang memiliki kapasitas dan integritas,” ungkap AHY.

Para Taruna harus melalui tiga tahapan pendidikan untuk mencapai kelulusan. Tahap Pratama (pendidikan dasar) berlangsung selama 14 hari. Taruna belajar menyelenggarakan kampanye yang efektif dan efisien.

Setelah melewati tahap pertama, Taruna melanjutkan pendidikan ke Tahap Madya (pendidikan lapangan), yang dilakukan selama lima bulan. Pada masa ini, Taruna menjadi bagian dari tim sukses para caleg di masing-masing dapil serta melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Pada 5-12 Desember 2019, para Taruna yang lolos pendidikan Tahap Pratama dan Tahap Madya, akan dilatih, dididik dan dibekali dengan berbagai materi. Para pengajar Akademi Demokrat merupakan kader PD atau profesional dengan strata pendidikan S-2 dan S-3.

Lulusan terbaik dalam dan luar negeri, mulai dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Harvard University AS, Curtin University Australia, Nanyang Technological University Singapura, Norwich University AS, Queensland University Australia, King’s College Inggris, Webster University AS dan London School of Economic and Political Science (LSE) Inggris.

“Mereka kami siapkan dengan baik, juga dengan pelatihan dan penugasan di lapangan. Mudah-mudahan mereka bukan lagi sebagai penonton dalam panggung politik, namun juga menjadi pemain utama dalam tingkat nasional maupun daerah,” kata AHY.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hasto Mengenang Semangat Persaudaraan Habib Sholeh

Habib Sholeh tak segan-segan memerangi fitnah dan isu SARA dengan langsung turun ke jalan.

POLITIK | 8 Desember 2019

CSIS: Pilkada Tidak Langsung Berpotensi Menurunkan Partisipasi Pemilih

Pilkada tidak langsung menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya.

POLITIK | 8 Desember 2019

Hasto: Eks Koruptor Nyaleg Tergantung Internal Partai Masing-masing

PDIP berpandangan aturan larangan mantan napi koruptor maju ke pentas politik tak perlu dimasukkan ke dalam sebuah aturan.

POLITIK | 8 Desember 2019

CSIS: Praktik Mahar Politik Masih Terjadi

Argumentasi pilkada langsung yang harus dievaluasi karena ongkos politik mahal, menjadi tidak relevan.

POLITIK | 8 Desember 2019

Hasto: Modernisasi Jangan Hilangkan Jati Diri Bangsa

Modernisasi hanya alat bagi bangsa, namun hakekat yang harus dijaga adalah jati diri bangsa.

POLITIK | 8 Desember 2019

Ketua DKPP: Pelanggaran Kode Etik Bisa Diteruskan ke Pidana

Selama ini, penyelenggara pemilu di tingkat ad hoc hanya dikenakan sanksi pemberhentian tetap.

POLITIK | 8 Desember 2019

Bertemu Sekjen PDIP, Habib Husen Berharap Semakin Banyak "Habib Banteng"

Kunjungan Hasto ini dilakukan dalam rangka ikut menghadiri peringatan seratus hari meninggalnya Habib Sholeh Almuhdar, yang masih kerabat Habib Husen.

POLITIK | 8 Desember 2019

Hasto Kristiyanto: Era 4.0 Jangan Hilangkan Jati Diri Bangsa

"Yang terpenting bagi kita adalah kemajuan adalah jati diri itu sendiri sebagai bangsa," kata Hasto.

POLITIK | 8 Desember 2019

Sandiaga Apresiasi Penghargaan Asian of the Year untuk Jokowi

Penghargaan untuk Jokowi adalah kemenangan bangsa Indonesia.

POLITIK | 8 Desember 2019

PKS Komitmen Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada Serentak 2020

Dengan atau tanpa larangan eks koruptor maju di pilkada, PKS sudah berkomitmen tidak mencalonkan eks koruptor.

POLITIK | 8 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS