Jelang Pilkada di Jatim, Sekjen PDIP Perkenalkan Gus Nabil ke Kader PDIP di Bojonegoro
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Jelang Pilkada di Jatim, Sekjen PDIP Perkenalkan Gus Nabil ke Kader PDIP di Bojonegoro

Senin, 9 Desember 2019 | 14:18 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memperkenalkan Nabil Haroen, Ketua Umum Pagar Nusa, salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), kepada jajaran kader dan pengurus PDIP di Bojonegoro dan Tuban. Hal itu dilakukan Hasto saat melakukan konsolidasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Jawa Timur.

Bila kemarin, Minggu (8/12/2019) Hasto dan rombongan berkeliling di Jember, maka pada hari ini, Senin (9/12/2019), Sekjen PDIP mengajak Nabil Haroen melanjutkan perjalanan ke Bojonegoro dan Tuban. Gus Nabil, demikian Nabil Haroen biasa disapa, diminta untuk memberikan kata sambutan di kantor DPC PDIP Bojonegoro.

Nabil mengaku sebagai orang baru dirinya sedang menyatukan gerak yang sama dengan langgam PDIP. Namun, dirinya meyakini satu hal bahwa kader NU yang berada di PDIP adalah kader berkualitas.

"Kader NU di PDIP bukan kader 'kaleng-kaleng'. Bahkan, saya diingatkan oleh NU, jangan bikin malu. Berjuang dan berbaktilah untuk partai," kata Nabil.

Dalam momen perkenalannya, Gus Nabil mengatakan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tiga tantangan. "Tantangan internasional di mana ada gerakan ISIS. Tantangan regional kelompok separatis di Filipina. Sementara, tantangan ketiga, di Indonesia kita saksikan simbol negera diserang. Tantangan ini harus dijawab oleh semua anak bangsa, termasuk PDIP dan NU," paparnya.

Anggota Komisi IX DPR itu menegaskan bahwa dirinya siap ditugaskan partai untuk peran apa pun. Apalagi, sebagai nahdliyin, Gus Nabil merasa kehadirannya dihargai dan membuktikan bahwa PDIP merupakan partai yang nasionalis dan religius.

"Saya berterima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP yang memberikan kesempatan untuk berbakti dan mengabdi di PDIP. Semoga PDIP menjadi partai yang pertama dan terakhir untuk saya," kata Nabil.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kisruh Pemecatan Dirut TVRI, Komisi I DPR Beri Waktu 3 Bulan

Komisi I DPR memberi waktu selama tiga bulan untuk semua pihak guna menyelesaikan masalah pemecatan Dirut TVRI.

POLITIK | 9 Desember 2019

Sekjen PDIP Pastikan Gibran dan Bobby Harus Lalui Proses Partai Jika Ingin Dicalonkan

"Tapi nanti ketika Ibu Ketua Umum sudah mengambil keputusan, kami menyakini sesuai dengan garis disiplin partai, semua akan mengikuti rekomendasi DPP partai."

POLITIK | 9 Desember 2019

Dipanggil Presiden Jokowi Soal Novel, Polri Belum Tahu

Presiden Jokowi rencananya akan memanggil Kapolri terkait kasus Novel Baswedan. Namun pihak kepolisian belum mengetahui rencana tersebut.

POLITIK | 9 Desember 2019

PKB Dukung Penuh Gibran Maju Calon Wali Kota Solo

Faizol juga menyatakan Gibran memiliki pengalaman memimpin karena ia merupakan seorang pengusaha Indonesia.

POLITIK | 9 Desember 2019

AHY: Taruna Akademi Demokrat adalah Kader-kader Pilihan

AHY mengajak para Taruna Akademi Demokrat untuk tampil dengan optimisme, rasa percaya diri, dan juga semangat.

POLITIK | 8 Desember 2019

Akademi Demokrat Didirikan untuk Kaderisasi

Jati diri Akademi Demokrat adalah sekolah pejuang, patriot, dan kader pemimpin bangsa.

POLITIK | 8 Desember 2019

Hasto Mengenang Semangat Persaudaraan Habib Sholeh

Habib Sholeh tak segan-segan memerangi fitnah dan isu SARA dengan langsung turun ke jalan.

POLITIK | 8 Desember 2019

CSIS: Pilkada Tidak Langsung Berpotensi Menurunkan Partisipasi Pemilih

Pilkada tidak langsung menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya.

POLITIK | 8 Desember 2019

Hasto: Eks Koruptor Nyaleg Tergantung Internal Partai Masing-masing

PDIP berpandangan aturan larangan mantan napi koruptor maju ke pentas politik tak perlu dimasukkan ke dalam sebuah aturan.

POLITIK | 8 Desember 2019

CSIS: Praktik Mahar Politik Masih Terjadi

Argumentasi pilkada langsung yang harus dievaluasi karena ongkos politik mahal, menjadi tidak relevan.

POLITIK | 8 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS