Pengamat: Prabowo-Puan Ditandemkan, Ganjar Bakal Direkrut Nasdem
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Pengamat: Prabowo-Puan Ditandemkan, Ganjar Bakal Direkrut Nasdem

Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:13 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua DPR yang juga Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani kemungkinan besar akan ditandemkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dengan komposisi seperti itu, maka Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kemungkinan besar akan direkrut Partai Nasdem untuk bisa bertarung pada pilpres mendatang.

Pandangan itu disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie di Jakarta, Rabu (28/10/2020). Dia menanggapi hasil survei Indikator yang menempatkan Ganjar Pranowo pada peringkat atas elektabilitas pilpres mengalahkan Prabowo Subianto. Dalam survei itu, Ganjar meraih 18,7%, kemudian Prabowo Subianto 16,8%, sedangkan diposisi ketiga ditempati Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 14,4%.

Menurut Jerry Massie, kecil kemungkinan PDIP akan mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. "Formula yang sudah diatur, sepertinya Prabowo Subianto-Puan Maharani, PDIP berkoalisi dengan Gerindra," kata Jerry.

Dia berpendapat, meski elektabilitas Ganjar berdasarkan hasil survei menempati posisi tertinggi, namun kecil peluang Gubernur Jawa Tengah itu diusung oleh PDIP. Ia menengarai bergabungnya Partai Gerindra ke dalam pemerintahan adalah bagian dari perkawinan politik partai besutan Prabowo itu dengan PDIP yang maharnya mengerucut ke Pilpres 2024.

"Artinya, kalau mau maju capres, Ganjar bukan hanya harus meyakinkan PDIP, tetapi juga Gerindra. Sementara, di PDIP sendiri paling tidak dia harus bersaing dengan Puan," ucapnya Kendati demikian, Jerry melihat jika elektabilitas Ganjar terus melejit sangat mungkin dicalonkan oleh partai lain.

"Bisa jadi direkrut oleh Nasdem yang memang punya keahlian menerawang peluang dan political forecast (ramalan politik) figur yang potensial menang. Contohnya, Ridwan Kamil di Jabar, kemudian di Sulteng banyak kepala daerah yang mereka usung adalah kader partai lain, tetapi memliki potensi menang," kata Jerry.

Diktakan pula, bisa saja pada 2022 atau 2023 Partai Nasdem akan mengumumkan Ganjar sebagai calon mereka. Di sisi lain, nenurut dia, hal yang sama juga bisa terjadi kepada Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

Ganjar, ujar Jerry, sebaiknya jangan terpaku pada PDIP. Ganjar perlu membuka komunikasi politik dengan partai lain, salah satunya dengan Nasdem jika memang ingin maju sebagai capres. "Saya melihat Ganjar akan menjadi gubernur, selain Anies dan Ridwan Kamil, yang bersinar pada 2024," ujar Jerry.

Ditambahkan, elektabilitas dan popularitas Ganjar naik saat mengatasi pandemi Covid-19 dan ini berkat media, baik cetak, radio, televisi, dan media daring yang terus mengangkat branding Ganjar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demokrat Dorong Nelayan Produktif saat Pandemi Covid-19

Ibas mengajak para nelayan untuk tetap produktif walau di tengah-tengah kendala pandemi Covid-19

POLITIK | 28 Oktober 2020

Bawaslu: Sebulan Kampanye, Metode Daring Bukan Naik, Malah Turun

Kurangnya minat kampanye metode baru ini diduga karena ketidaksiapan tim kampanye dan pasangan calon.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Kampanye Pilkada 2020 Harus Sentuh Aspek Keagamaan

Calon kepala daerah sebaiknya mengusung program yang menyentuh aspek keagamaan dalam kampanye.

POLITIK | 27 Oktober 2020

Mahfud: Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dapat Cegah Korupsi

Mahfud meresmikan Aplikasi Umum SPBE Bidang Kearsipan Dinamis dan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik.

POLITIK | 27 Oktober 2020

KPU: DPT Pilkada 2020 Capai 100.359.152 Jiwa

KPU mengumumkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Serentak 2020 sebanyak 100.359.152 jiwa.

POLITIK | 27 Oktober 2020

Barisan Muda PAN Dukung Bobby Nasution di Pilwalkot Medan

Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas dukungan Barisan Muda PAN.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Airlangga: Golkar Institute untuk Lahirkan Politisi Tangguh

Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa pendirian Golkar Institute untuk melahirkan pemimpin yang menjadi politisi tangguh.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Penelusuran Kesalahan Teknis UU Suatu Kewajaran

Saat pandemi Covid-19ini, prosedur pembuatan hukum dan lain-lain tidak bisa disamakan dengan situasi biasa.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Diapresiasi, Quality Control UU Ciptaker yang Dilakukan Kemsetneg

Apabila tidak ada titik temu dalam suatu pasal atau ayat pada pembicaraan tingkat I, maka diambil keputusan saat tingkat II.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Pesan AHY untuk Paslon, Ketua DPD PD Jabar: Utamakan Sopan Santun

Aspirasi dari pemilih pun ikut didengar. Rata-rata masyarakat menginginkan berat murah dan sebagainya.

POLITIK | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS