Mangkunegara IX Jadi Pelindung Bumiputera Generasi Baru

Mangkunegara IX Jadi Pelindung Bumiputera Generasi Baru
Pengelola Statuter (PS) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Adhie Massardi (kedua dari kiri) menyampaikan keterangan pers di sela acara sosialisasi dan konsolidasi Bumiputra di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 1 Februari 2017. ( Foto: Istimewa / Istimewa/Asni Ovier )
Asni Ovier / AO Sabtu, 11 Februari 2017 | 16:00 WIB

Jakarta - Restrukturisasi AJB Bumiputera 1912 oleh Pengelola Statuter yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menghasilkan beberapa korporasi baru. Korporasi baru itu diyakini akan berhasil memperkuat posisi perusahaan asuransi nasional tertua di Indonesia itu, sehingga memberikan jaminan yang lebih pasti dalam menunaikan kewajibannya terhadap 6,5 juta pemegang polis.

Dalam naungan Bumiputera kini hadir PT Bumiputera Properti Indonesia (BPI) yang mengelola aset-aset properti, PT Bumiputera Investama Indonesia (BII) yang mengelola aset-aset finansial induk dari PT Asuransi Jiwa Bumiputera (PT AJB), serta PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (PT AJSB) hasil dari spin off Unit Usaha Syariah Bumiputera.

Tetapi, yang paling spektakuler adalah munculnya nama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX, penguasa Puri Mangkunegara, Solo, Jawa Tengah, di jajaran petinggi Bumiputera. "Beliau menjadi pelindung atau komisaris di super holdings PT Bumiputera 1912," Pengelola Statuter bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Adhie M Massardi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/2).

Menurut Adhie, keberadaan Mangkunegara IX akan menjadi jangkar (penyangga) budaya dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan para pendiri Bumiputera, yakni tiga guru yang juga anggota aktif Budi Utomo (1908), organisasi kaum terpelajar nasionalis penggagas cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Ini memang seperti napak tilas sejarah Bumiputera. Sebab, pada periode awal berdirinya Bumiputera, KGPAA Mangkunegara VII, kakek Mangkunegara IX, juga menjadi pelindung. Maklum, salah satu raja Jawa yang egaliter itu adalah sahabat RW Dwidjosewojo, salah satu pendiri AJB Bumipuetra," tutur Adhie.

Pihaknya pun berharap, Gusti Mangkunegara IX, yang akan hadir pada acara peluncuran PT Asuransi Jiwa Bumiputera di Ballroom Kempinsky Hotel, Jakarta, Minggu (12/2), bisa memandu pengelola Bumiputera generasi baru agar tetap berada di koridor budaya dan nilai-nilai kejuangan, sebagaimana cita-cita para pendiri.

Di masa lalu, selain Mangkunegara VII dari Solo, raja Jawa yang pernah menjadi pelindung Bumiputera adalah (alm) Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dari Kesultanan Yogyakarta.