Mandiri Raih Penghargaan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Keuangan Terbaik

Mandiri Raih Penghargaan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Keuangan Terbaik
Ilustrasi Bank Syariah Mandiri. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / AO Jumat, 30 November 2018 | 10:55 WIB

Jakarta - Bank Mandiri bersama anak usahanya, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) dan Bank Mantap meraih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pendalaman Pasar Keuangan terbaik dari Bank Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2018 di Jakarta.

Bank Mandiri mendapat penghargaan Bank Pendukung Kebijakan Moneter Rupiah dan Valas terbaik serta Bank
Pendukung Pendalaman Keuangan Valas terbaik. Sementara Mandiri Syariah meraih penghargaan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Keuangan Syariah Terbaik, sedangkan Bank Mantap mendapat penghargaan sebagai Bank pendukung UMKM Terbaik buku 1 dan 2.

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari mengaku bangga atas penghargaan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Keuangan Syariah Terbaik yang telah dua kali diraih Mandiri Syariah. Sebelum, Mandiri Syariah mendapat penghargaan serupa pada tahun 2016.

"Kami aktif bertransaksi di pasar uang syariah dan dengan Bank Indonesia dalam rangka mendukung pendalaman pasar uang syariah serta menjaga stabilitas moneter baik melalui penempatan di pasar uang syariah maupun instrumen Bank Indonesia," kata Toni dalam siaran pers yang diterima, Kamis (29/11).

Dipaparkan, hingga September 2018, total penempatan akumulatif Bank pada instrumen Bank Indonesia sebesar Rp 885 triliun. Sementara penempatan pada pasar uang sekitar Rp 22 triliun. Dikatakan, Mandiri Syariah senantiasa patuh terhadap ketentuan regulator terkait moneter serta penjagaan likuiditas.

Hal itu ditandai dengan penjagaan cashflow dan level GWM baik untuk rupiah yang sebesar 5% dan valuta asing yang sebesar 1% serta rasio-rasio lainnya. "Kami menjaga dan menghitung GWM sesuai ketentuan serta melaporkannya setiap hari melalui sistem Laporan Harian Bank Umum. Alhamdulillah kami comply dan tidak melanggar ketentuan," katanya.

Lebih jauh, Toni menyatakan Mandiri Syariah juga aktif bersama BI dan pelaku pasar uang Syariah untuk mengembangkan pendalaman transaksi pasar keuangan syariah termasuk produk dan ketentuan baru seperti hedging syariah dan Repo Syariah.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE