2019, Danamon Targetkan Kredit Tumbuh 10%

2019, Danamon Targetkan Kredit Tumbuh 10%
Direktur Utama Bank Danamon, Sng Seow Wah (ketiga dari kanan) bersama jajaran direksi dan komisaris disela acara jumpa pers paparan kinerja Bank Danamon Kuartal III/2018 di Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018. ( Foto: Beritasatu Photo/Uthan / Uthan )
Nida Sahara / FMB Jumat, 28 Desember 2018 | 19:07 WIB

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan kredit tahun 2019 bisa mencapai 8-10 persen secara tahunan (year on year/yoy). Tahun depan Danamon juga akan fokus pada segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dan kredit pemilikan rumah (KPR).

Wakil Direktur Utama Bank Danamon Michellina Laksmi Triwardhany dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/12) mengungkapkan, target 8-10 persen kredit tahun depan belum termasuk kredit segmen mikro. Pasalnya, pihaknya akan mengurangi kredit mikro tersebut.

"Tahun 2019 kita melihat secara industri akan tumbuh pada kisaran yang kurang lebih sama dengan tahun ini, yaitu 8-10 persen. Dari paparan kinerja 9 bulan 2018, pada portofolio kami masih terdapat penurunan di segmen mikro, di mana kita memprediksi penurunan mikro juga akan terjadi pada 2019. Tahun depan kami berharap Danamon dapat tumbuh sejalan dengan pertumbuhan industri," jelas Michellina.

Sampai dengan kuartal ketiga, total kredit perseroan sebesar Rp 134,33 triliun, meningkat 6 persen (yoy). Sedangkan jika tidak menghitung penyaluran kredit mikro, pertumbuhan kreditnya mencapai 10 persen. Kredit di segmen UKM tumbuh 11 persen dan KPR tumbuh hingga 35 persen (yoy).

Terkait dengan rencana penggabungan (merger) dengan Bank Nusantara Parahyangan (BNP), pihaknya mengaku MUFG sebagai pemegang saham Danamon sedang mengikuti peraturan OJK tentang Single Presence Policy (SPP).

"Kita diberi waktu 1 tahun sejak pengumuman terakhir yang kami sampaikan. Rincian lebih lanjut terkait langkah berikutnya akan diumumkan pada waktunya," lanjut dia.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengatakan, untuk Bank Danamon dan MUFG ditargetkan proses akuisisi akan selesai pada periode Maret-April 2019. "Setelah itu selesai, mereka targetkan merger dengan BNP," tutur Heru.



Sumber: Suara Pembaruan