Bank Mandiri Jadi Bank Pembayaran KSEI dan Bank Administrator RDN

Bank Mandiri Jadi Bank Pembayaran KSEI dan Bank Administrator RDN
Kerjasama Bank Pembayaran - Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo (kanan) bersalaman dengan Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin (kiri) usai penandatanganan kerjasama penunjukkan sebagai bank pembayaran dan bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) pasar modal di Jakarta, Jumat (12/7). Bekerjasama dengan Mandiri Sekuritas, Bank Mandiri kini juga telah memiliki layanan pembukaan RDN secara online dengan menggunakan tanda tangan digital. Hingga Juni 2019, jumlah rekening dana nasabah yang di administrasikan di bank Mandiri sebanyak 210 ribu rekening.
/ RIX Jumat, 12 Juli 2019 | 18:54 WIB

Jakarta, 12 Juli 2019 Bank Mandiri kembali ditunjuk PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bank pembayaran dan bank administrator rekening dana nasabah (RDN) pasar modal. Kerjasama Bank Pembayaran periode 2019 2024 ini ditandatangani Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo dan Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, Ahmad Siddik Badruddin serta disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/7).

Menurut Siddik, partisipasi Bank Mandiri dalam menjalankan fungsi Bank Pembayaran telah dimulai sejak 1995. Hal ini merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri untuk terus berperan aktif meningkatkan aktivitas pasar modal Indonesia.

Bank Mandiri juga terus mengembangkan berbagai produk dan layanan terintegrasi kepada pelaku pasar modal Indonesia seperti penyediaan fasilitas intraday, jasa kustodi, wali amanat, mutual funds management, cash management, money market line dan forex line, kata Siddik.

Sementara itu, lanjut Siddik, untuk mendukung implementasi Central Bank Money (CeBM), Bank Mandiri juga telah menyiapkan system Mandiri Cash Management (MCM) yang bisa memproses instruksi transfer RTGS dengan rekening tujuan berformat alphanumeric. Selain melalui MCM, transaksi tersebut juga dapat dilayani di counter cabang Bank Mandiri.

Adapun untuk mendukung kemudahan melakukan investasi, Bank Mandiri telah memiliki layanan pembukaan Rekening Dana Nasabah secara online dengan menggunakan tanda tangan digital. Saat ini Bank Mandiri sedang menjalankan inisiatif tersebut dengan merangkul Mandiri Sekuritas sebagai pilot project. Hingga Juni 2019, jumlah rekening dana nasabah yang di administrasikan di bank Mandiri sebanyak 210 ribu rekening.

Caption foto : Kerjasama Bank Pembayaran - Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo (kanan) bersalaman dengan Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin (kiri) usai penandatanganan kerjasama penunjukkan sebagai bank pembayaran dan bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) pasar modal di Jakarta, Jumat (12/7). Bekerjasama dengan Mandiri Sekuritas, Bank Mandiri kini juga telah memiliki layanan pembukaan RDN secara online dengan menggunakan tanda tangan digital. Hingga Juni 2019, jumlah rekening dana nasabah yang di administrasikan di bank Mandiri sebanyak 210 ribu rekening.



Sumber: BeritaSatu.com