BRI Perluas Peran Agen BRILink Layani Pembukaan Rekening

BRI Perluas Peran Agen BRILink Layani Pembukaan Rekening
Peran Agen BRILink diperkuat untuk melayani berbagai layanan keuangan yang dimiliki Bank BRI. ( Foto: Dok BRI )
Herman / WBP Jumat, 26 Juli 2019 | 14:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mendukung strategi keuangan inklusif yang telah dicanangkan pemerintah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) tengah menyiapkan formula dan strategi baru melalui skema bisnis baru pembukaan rekning di Agen BRILink. Ke depannya, masyarakat unbanked atau yang belum memiliki rekening simpanan tidak perlu lagi ke kantor bank untuk membuka rekening, melainkan cukup menuju Agen BRILink terdekat.

"Melalui pendekatan inovasi digital, maka akses layanan keuangan oleh Bank BRI tidak hanya terpaku pada unit kerja BRI. Pelayanan akses keuangan kepada masyarakat khususnya unbanked akan lebih diarahkan kepada agen BRILink. Karena itu kami akan terus menguatkan peran agen BRILink," kata Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI, Osbal Saragi dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Jumat (26/7/2019).

Osbal Saragi mengatakan, BRI menyiapkan plaform pembukaan rekening berbasis mobile apps yang melekat di agen BRILink. Para agen menjadi kepanjangan tangan petugas customer service yang selama ini bertugas melayani pembukaan rekening di unit kerja BRI. Plaform ini juga memudahkan masyarakat membuka rekening hanya dengan membawa KTP berbasis NIK dan memiliki nomor telepon seluler aktif.

Plaform tersebut diperkenalkan pada acara sinergi program keuangan Inklusif yang diselenggarakan BRI bersama DNKI di Kota Pangkal Pinang awal pekan ini. Melalui plaform tersebut, pembukaan rekening hanya membutuhkan waktu lima menit, serta dapat dilayani kapan pun dan di mana pun tanpa terpaku pada jam operasional unit kerja BRI.

Strategi lain yang dilakukan BRI adalah memaksimalkan produk tabungan Basic Saving Account (BSA) yang memiliki karakteristik dasar yang jauh berbeda dengan produk tabungan konvensional lainnya, di antaranya tanpa adanya kewajiban setoran minimum, tanpa adanya biaya administrasi serta memilii biaya transaksi yang jauh lebih rendah.

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Gede Edy Prasetya juga menyambut baik inovasi Bank BRI dalam mendukung program DNKI. “Langkah BRI ini harus didukung semua pihak terkait, dan terus dikembangkan sehingga dapat diimplementasikan penuh di masyarakat. Semakin cepat dan lancar masyarakat mendapat akses terhadap macam-macam layanan keuangan, masyarakat akan semakin menikmati keberhasilan program inklusi keuangan di negara kita," ujar Gede Edy.



Sumber: BeritaSatu.com