Resmikan Kantor Cabang, BTN Kejar Penyaluran Kredit Rp 45 Miliar di Tarakan

Resmikan Kantor Cabang, BTN Kejar Penyaluran Kredit Rp 45 Miliar di Tarakan
Peresmian Kantor Cabang BTN Tarakan, Senin (1/8/2019). ( Foto: istimewa / - )
Mashud Toarik / MT Kamis, 1 Agustus 2019 | 19:08 WIB

Tarakan, Beritasatu.com - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang berada jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional menjadi daya tarik bagi bisnis perbankan.

Sebagimana diketahui, di kuartal I-2019 pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,07%, sementara Kaltara berada pada level 7,13%. Angka ini juga melampaui pertumbuhan ekonomi provinsi lainnya di Kalimantan.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) melihat fakta ini sebagai potensi menarik. Untuk itu, dalam rangka menangkap peluang itu, BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Tarakan menjadi Kantor Cabang penuh. Sebelumnya, KCP Tarakan beroperasional sejak 11 April 2009 (saat itu masih masuk Kalimantan Timur).

“Sebagai provinsi termuda yang tentunya giat melakukan pembangunan, selain memberikan kredit untuk pembelian rumah bagi keluarga Indonesia, Bank BTN juga siap membantu memberikan kredit untuk pembiayaan pembangunan rumah (kredit yasa griya) bagi developer yang akan membangun rumah di Kaltara,” kata Direktur Bank BTN, Dasuki Amsir dalam keterangan persnya, Kamis (1/8/2019).

Bank BTN Cabang Tarakan menurutnya akan membawahi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tanjung Selor. KCP tersebut merupakan outlet baru Bank BTN untuk mendukung Bank BTN Kantor Cabang Tarakan dalam meningkatkan layanan bagi nasabah.

Dasuki yang meresmikan peningkatan status Kantor Cabang BTN tersebut menargetkan, dengan adanya peningkatan status menjadi kantor cabang penuh, Bank BTN Tarakan ditargetkan dapat mengumpulkan Dana Pihak Ketiga atau DPK sekitar Rp 120 miliar dan menyalurkan pembiayaan kredit sekitar Rp 45 miliar hingga akhir tahun 2019 ini.

Target tersebut, sambung Dasuki diperhitungkan dengan melihat prediksi Bank Indonesia yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Kaltara bisa mencapai 6,29%-7,32% (yoy).

Adapun faktor yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi tersebut, berdasarkan riset BI, adalah peningkatan lapangan usaha konstruksi sejalan dengan terus berlanjutnya percepatan pembangunan proyek strategis dan infrastruktur yang dilakukan sepanjang tahun 2019.

Salah satu proyek utama di Kaltara yaitu Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning. Sementara Tarakan, adalah kotamadya terbesar dan terbilang memiliki populasi yang cukup padat di Kaltara.

“Perkembangan infrastruktur dan akan dituntaskannya proyek strategis tersebut dapat mendorong peningkatan jumlah penduduk, laju ekonomi sehingga kebutuhan akan perumahan meningkat. Potensi KPR menjadi cukup menarik, sehingga Bank BTN harus mampu menyambutnya dengan memberikan layanan perbankan yang terbaik,” tutupnya.



Sumber: Majalah Investor