BNI Syariah Dukung Optimalisasi Peran Masjid

BNI Syariah Dukung Optimalisasi Peran Masjid
Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Bambang Sutrisno (paling kanan); Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis (dua dari kanan); Direktur Program DT Peduli, Muhammad Ikhsan (dua dari kiri); dan Branch Manager BNI Syariah Cirebon, Sri Rezeki (paling kiri), ketika menghadiri acara Program Pelatihan Manajemen Masjid di Cirebon yang dilaksanakan di Hotel Patra, Cirebon, Sabtu (24/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. BNI Syariah )
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 25 Agustus 2019 | 20:30 WIB

Cirebon, Beritasatu.com - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan. Kali ini, BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli, kembali bersinergi mengadakan pelatihan manajemen masjid di Hotel Patra, Cirebon, Sabtu (24/8/2019).

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, mengatakan, pihaknya berharap dengan pelatihan ini masjid bisa mengoptimalkan pengelolaan masjid baik dari segi keuangan, organisasi, penyusunan program dan pengembangan usaha. Selain itu, melalui program ini BNI Syariah membantu masjid mempunyai legalitas dokumen sebagai persyaratan pembukaan rekening di BNI Syariah.

"Kedepan, kami berharap masjid menjadi pusat pengembangan sumber daya baik untuk kegiatan pendidikan, pembinaan, pembentukan karakter khususnya anak muda dan pemersatu umat aktifitas keumatan,” kata Iwan Abdi, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (25/8/2019).

Pelatihan manajemen masjid ini diikuti oleh 218 orang peserta perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 114 masjid yang tersebar di kota Cirebon dan sekitarnya.

Pada tahun ini, BNI Syariah menargetkan pelatihan manajemen masjid di 20 kota, dengan jumlah peserta sebanyak 4.000 orang dari 2.000 masjid. Target pelaksanaan Pelatihan Manajemen Masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan pada tahun 2018, yaitu di 10 kota dengan peserta sebanyak 2.284 orang dari 1.256 masjid.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengatakan, pihaknya berharap peserta pengurus masjid bisa menjadi motivator dan penggerak keaktifan masjid.

"Agar mampu menciptakan masjid yang bisa mengayomi masyarakat salah satunya di bidang sosial ekonomi," kata Nasrudin Azis.

Nasrudin juga berharap, acara manajemen masjid bisa diteruskan pada tahun depan. "Masjid harus mampu sebagai benteng akidah, solidaritas dan bangunan pemersatu umat," kata Nasrudin Azis.



Sumber: BeritaSatu.com