BNI Optimistis Pertumbuhan Kinerja Lebih Tinggi pada 2020

BNI Optimistis Pertumbuhan Kinerja Lebih Tinggi pada 2020
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kiri) berjabat tangan dengan Direktur Keuangan BNI Ario Bimo (tengah) disaksikan Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan (kanan) sebelum memberikan keterangan pers terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) di Jakarta, Jumat (30/8/2019). ( Foto: ANTARA FOTO )
Lona Olavia / JAS Jumat, 30 Agustus 2019 | 17:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perbankan optimistis menyongsong tahun 2020. Selesainya agenda politik dan menurunnya suku bunga, dikatakan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dapat menjadi sentimen positif bagi industri perbankan.

"Tahun depan kami sedang proses susun RBB (Rencana Bisnis Bank), bisa lebih tinggi karena dulu suku bunga yang jadi momok untuk ekspansi sudah reda, The Fed (Bank Sentral AS) mulai turunkan suku bunga, BI juga. Dengan penurunan ini investor akan lebih bergairah karena masih cukup banyak peluang yang bisa digarap Indonesia, apalagi di tengah perang dagang ada yang bisa jadi peluang. Tentunya tahun 2020 kita perbankan, lebih optimis untuk menyongsong bisnis," katanya usai RUPSLB, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dengan kondisi tersebut, Baiquni menyebutkan tahun depan target perseroan soal kinerja akan lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Adapun, kredit BNI hingga akhir 2019 ditargetkan bertumbuh dengan dikisaran 12-13 persen, dana pihak ketiga (DPK) 12-14 persen, aset 13-14 persen, dan rasio kredit bermasalah (NPL) ada di 1,8-2 persen dibandingkan akhir tahun 2018.

Baiquni menambahkan, kredit di sektor konstruksi juga disinyalir akan tumbuh tinggi. Hal itu terkait pemindahan ibu kota yang membutuhkan peningkatan pada sisi properti.



Sumber: Suara Pembaruan