LPS Turunkan Suku Bunga Penjaminan Simpanan

LPS Turunkan Suku Bunga Penjaminan Simpanan
Halim Alamsyah. ( Foto: Antara )
/ FMB Selasa, 24 September 2019 | 13:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk kedua kalinya tahun ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah dan valuta asing pada bank umum serta rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing sebesar 25 bps, menjadi 6,5 persen untuk simpanan rupiah di bank umum, 9 persen untuk simpanan rupiah di BPR dan 2 persen untuk simpanan valas di bank umum. Kebijakan ini mulai berlaku 26 September 2019.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Jakarta, Selasa (24/9/2019), menjelaskan bahwa pihaknya memiliki sejumlah pertimbangan dalam menetapkan tingkat bunga penjaminan pada September 2019. Salah satunya adalah pergerakan suku bunga simpanan yang menurun secara bertahap usai Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate.

"Kami melihat suku bunga pasar simpanan menunjukkan penurunan secara bertahap. Dari 62 bank pemantauan LPS, data menunjukkan dalam periode observasi periode 21 Agustus hingga 20 September 2019 terjadi penurunan 0,17 persen menjadi 5,68 persen," ujar dia.

Sementara itu, rata-rata suku bunga pasar simpanan valas dari 19 bank yang dipantau (benchmark bank) turun 0,05 persen menjadi 1,23 persen.

"Perbankan secara bertahap mulai merespons penurunan suku bunga acuan BI dan The Fed dengan melakukan penyesuaian pada suku bunga simpanan, khususnya deposito berjangka," kata dia.

Selain tren penurunan suku bunga deposito, menurut Halim, pihaknya juga memperhitungkan prospek dan risiko likuiditas perbankan dalam menetapkan suku bunga penjaminan. Saat ini kondisi likuiditas perbankan dinilai masih baik. Hal itu terindikasi dari rasio kredit terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) yang turun dari 94,28 persen pada Juni 2019 menjadi 93,81 persen padaa Juli 2019.



Sumber: ANTARA