BJB Jadi BPD Pertama yang Memiliki Layanan RDN

BJB Jadi BPD Pertama yang Memiliki Layanan RDN
Gedung Bank Jabar Banten (BJB) ( Foto: Istimewa )
Lona Olavia / FER Kamis, 7 November 2019 | 16:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) ditunjuk sebagai Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) periode 2019-2024 oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Direktur Utama KSEI, Uriep Budhi Prasetyo menyampaikan, bergabungnya Bank BJB yang merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai Bank Administrator RDN akan mendukung program Perusahaan Efek Daerah (PED) yang dicanangkan oleh OJK bersama dengan Self-Regulatory Organizations (SRO). PED merupakan perusahaan efek (PE) yang melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek yang mengadministrasikan rekening efek nasabah dan khusus didirikan dalam suatu wilayah provinsi.

Program ini merupakan upaya OJK bersama dengan SRO untuk meningkatkan peran Perusahaan Efek terhadap perekonomian daerah dan memperluas akses masyarakat di daerah untuk berinvestasi di pasar modal. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan pengembangan infrastruktur jaringan pemasaran layanan jasa pasar modal yakni melalui pembentukan PED.

"Sebagaimana kita ketahui, OJK bersama SRO memiliki program PED. PED ini akan melayani calon nasabah yang ada dalam provinsinya, sehingga akan lebih tepat jika bekerja sama pula dengan bank administrator RDN yang berasal dari provinsi tersebut. Kita ketahui juga bahwa bank BJB yang sudah mempunyai loyalis nasabah besar di daerah Jawa Barat dan Banten tentunya akan mempermudah PED di wilayah Jawa Barat dan Banten nantinya untuk memperoleh calon nasabah," ujar Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Sinergi dan terobosan antara KSEI, perusahaan efek dan Bank Administrator RDN melalui berbagai program seperti simplifikasi pembukaan rekening, co-branding AKSes, sosialisasi kepada calon investor, dapat memberikan kemudahan dan peningkatan layanan kepada Investor sehingga diharapkan terjadi peningkatan jumlah investor di pasar modal Indonesia.

Sebelumnya, terdapat 16 bank administrator RDN yang bekerja sama dengan KSEI pada periode 2019-2024, terdiri dari 13 bank umum, dan tiga bank syariah. Kerja sama dengan bank BJB menambah total jumlah Bank Administrator RDN menjadi 17 bank per November 2019. Bank BJB merupakan Bank Pembangunan Daerah pertama (BPD) yang akan menjadi bank administrator RDN.

"Bank BJB menjadi BPD pertama yang memiliki layanan RDN. Status ini membuat perseroan bangga sekaligus menjadi cerminan atas performa dan kinerja positif Bank BJB selama ini," ujar Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi.

Penunjukkan ini dalam kerangka antisipasi kebutuhan nasabah dan kepuasan pelanggan Bank BJB serta memperluas pasar, termasuk di antaranya untuk menjaring nasabah baru dan meningkatkan dana, meningkatkan citra dan kemampuan Bank BJB khusus di bidang pasar modal, meningkatkan kepuasan nasabah dan customer loyalty, mendukung strategi Bank BJB sebagai bank yang menawarkan one stop service, serta memberi manfaat bagi nasabah dengan mendorong nasabah untuk diversifikasi portfolio dana yang dimilikinya melalui peran aktif dalam perdagangan instrumen pasar modal.

Selain itu, Bank BJB juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Mandiri Sekuritas. Kerja sama meliputi pembukaan rekening dana nasabah dan pemberian layanan referral nasabah. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung peran Bank BJB selaku PED.



Sumber: Suara Pembaruan