Total Aset LPS Capai Rp 119,4 Triliun

Total Aset LPS Capai Rp 119,4 Triliun
Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono, Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan, dan Direktur Eksekutif Keuangan Ferdinan Dwikoraja Purba, di acara Konferensi Pers LPS, di Jakarta, 19 November 2019. (Foto: Beritasatu Photo / Herman)
Herman / FER Selasa, 19 November 2019 | 16:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Fauzi Ichsan, menyampaikan, sampai dengan 31 Oktober 2019, total aset LPS telah mencapai Rp 119,4 triliun, naik dari Rp 102,7 triliun pada posisi 31 Desember 2018 (audited).

Dikatakan Fauzi, komposisi aset LPS tersebut sebagian besar berupa penempatan investasi sebesar Rp 112,7 triliun, kas dan piutang Rp 5,9 triliun, aset tetap 0,12 triliun, dan aset lainnya Rp 0,69 triliun

"Sampai dengan Oktober 2019, LPS pada tahun ini membukukan pendapatan Rp 18,4 triliun. Komposisi pendapatannya adalah pendapatan premi penjaminan sebesar Rp 11,7 triliun, pendapatan investasi Rp 6,2 triliun, dan lainnya Rp 0,4 triliun," papar Fauzi Ichsan, di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Selama periode Januari - 12 Oktober 2019, Fauzi memaparkan ada sembilan bank yang izin usahanya dicabut. Seluruhnya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan demikian, jumlah bank yang dicabut izin usahanya sejak 2005 mencapai 101 bank, terdiri dari satu bank umum dan 100 BPR.

Dari sisi beban klaim, jumlah pembayaran klaim yang dilakukan LPS selama Januari - Oktober 2019 sekitar Rp 238,3 milar. Sepanjang 2018 lalu, total pembayaran klaim yang dilakukan LPS mencapai Rp 70 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com