BRIsyariah Rilis Aplikasi Pembiayaan Mikro

BRIsyariah Rilis Aplikasi Pembiayaan Mikro
Peluncuran iKurma milik BRIsyariah ( Foto: istimewa )
Harso Kurniawan / HK Selasa, 19 November 2019 | 21:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) mengembangkan teknologi untuk proses bisnis internal guna mempercepat layanan kepada nasabah bernama Kemaslahatan Untuk Raykat Madani (i-Kurma). I-Kurma adalah merupakan aplikasi digital untuk memproses pembiayaan mikro diluncurkan di milad BRIsyariah ke 11 yang berlangsung pada 17 November 2019.

Dengan i-Kurma, proses pencairan pembiayaan mikro akan dipercepat. Selama ini, proses bisnis pembiayaan mikro membutuhkan waktu sekitar sembilan hari. Dengan adanya i-Kurma, permohonan pembiayaan mikro bisa selesai dalam satu hari ketika dokumen yang diperlukan sudah lengkap.
“Untuk meningkatkan kecepatan dan ekspansi, telah dilakukan perbaikan dengan proses digitalisasi yang kami sebut i-Kurma. Proses ini merupakan langkah awal BRIsyariah menuju transformasi,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Menurut dia, peluncuran i-Kurma dilatarbelakangi tantangan yang muncul dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) atau financial technology (fintech).

“Kami sadar tantangan saat ini bukan hanya datang dari sesama bank, tapi juga tekfin. Untuk itu kami meluncurkan i-Kurma agar layanan kepada nasabah bisa dipercepat. Nasabah yang mengajukan diharapkan melengkapi persyaratan dokumen. Jika dokumen sudah lengkap, segera diproses,” kata dia.

Dia menambahkan, masyarakat yang tertarik mengajukan pembiayaan mikro diharapkan memenuhi persyaratan dokumen, antara lain aplikasi permohonan, indentitas diri dan pasangan, KTP elektronik, fotokopi NPWP, fotokopi KK/surat nikah dan surat izin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau surat izin/keterangan usaha dari pemerintah setempat.

Pembiayaan ini, kata dia, ditujukan kepada masyarakat yang merintis usaha produktif berupa usaha mikro, kecil, menengah dan telah menjalani usahanya minimal enam bulan. Sektor penyaluran pembiayaan mikro BRIsyariah meliputi perdagangan, pertanian dan kehutanan.

“Hingga September tahun 2019, pembiayaan mikro BRIsyariah tumbuh sebesar 6,86% dibandingkan Juli 2019. Dengan adanya i-Kurma, kami optimistis penyaluran pembiayaan mikro BRIsyariah akan semakin cepat dan efisien. Tujuan kami adalah mengajak masyarakat tumbuh dan berkembang bersama BRIsyariah, sesuai tagline yang kami usung dalam milad ke 11,” tutup Fidri.



Sumber: Investor Daily