BNI Syariah Fasilitasi PTSI Layanan Perbankan

BNI Syariah Fasilitasi PTSI Layanan Perbankan
BNI Syariah teken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI), di Jakarta, Senin (25/11/2019). (Foto: istimewa / Istimewa)
Lona Olavia / MPA Senin, 25 November 2019 | 16:59 WIB



Jakarta, Beritasatu.com-BNI Syariah teken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI).

Penandatangan kerja sama ini terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah untuk anggota Asosiasi BP PTSI diantaranya penyaluran gaji payroll, pemanfaatan kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card, dan pembiayaan produktif. Selain itu, ada juga kerjasama fasilitas pembiayaan konsumer bagi dosen dan pegawai anggota Asosiasi BP PTSI, kerja sama tabungan haji atau umrah dan pembiayaan umroh untuk dosen dan pegawai.

"Melalui kerja sama dengan Asosiasi BP PTSI Indonesia diharapkan BNI Syariah bisa menyediakan solusi hasanah bagi anggota dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah," kata Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati dalam siaran pers, Selasa (26/11).

Kerja sama ini juga untuk memfasilitasi anggota Asosiasi BP PTSI yang ingin beralih ke Bank Syariah.

Terbentuknya Asosiasi BP PTSI didorong usaha DPR RI yang sedang membahas Undang-Undang Sisdiknas. Tujuan dibentuknya Asosiasi BP PTSI untuk menumbuh kembangkan pengelolaan good governance dalam penyelenggaraan peningkatan layanan pendidikan tinggi; memfasilitasi badan penyelenggara perguruan tinggi swasta dalam peningkatan layanan pendidikan dan untuk membantu meningkatkan layanan pendidikan.

Asosiasi BP PTSI mempunyai 400 anggota di seluruh Indonesia. Potensi bisnis dari kerjasama ini adalah pembiayaan konsumer sebesar Rp 100 miliar yang berasal pembiayaan perumahan dosen dan perluasan kampus serta kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card. Selain itu ada pula potensi payroll dan tabungan dari anggota Asosiasi BP PTSI. 

 



Sumber: Suara Pembaruan