2020, BNI Rambah Usaha Bisnis Asuransi

2020, BNI Rambah Usaha Bisnis Asuransi
Salah satu outlet Bank BNI.
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 28 November 2019 | 18:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bank Negara Indonesia (Persero) berencana untuk menambah unit usaha asuransi kerugian dan modal ventura pada 2020 mendatang. Selain untuk memperkaya lini produk kepada para nasabahnya, langkah korporasi ini pun dirancang untuk memperluas jaringan pembayarannya.

Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni menyatakan, rencana penambahan unit usaha tersebut telah masuk pada masuk ke rencana bisnis bank (RBB) BNI 2020.

"Kita belum punya dua bisnis tersebut. Opsinya saat ini hanya akuisisi atau mendirikan secara langsung," ujarnya di Jakarta, Rabu.

Baiquni masih enggan membeberkan berapa anggaran bisnis anorganik yang disiapkan pada 2020. Namun, rencana bisnis anorganik Bank BNI itu juga menjadi penopang agar perseroan dapat menumbuhkan laba bersih hingga 15-17 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2020.

Hingga kuartal III 2019 Bank BNI mencatat pertumbuhan laba bersih satu digit di 4,7 persen menjadi Rp12 triliun. Untuk keseluruhan 2019 Bank BNI juga memandang pertumbuhan laba bersih tidak akan jauh berbeda dengan kuartal III 2019.

"Kami lihat sisa waktu tinggal beberapa bulan lagi, kisarannya di angka segitu juga (4,7 persen)," ujar dia.

Saat ini, BNI memiliki enam anak perusahaan yakni BNI Syariah, BNI Life, BNI Multifinance, BNI Remittance, BNI Sekuritas dan BNI Asset Management.



Sumber: Suara Pembaruan