BNI Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta di Semester I 2020

BNI Terbitkan Obligasi Global US$ 500 Juta di Semester I 2020
Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta (tengah) didampingi (kiri-kanan) Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Bisnis Korporasi Putrama Wahju Setyawan, Direktur Keuangan Ario Bimo, dan Direktur Tresuri dan Internasional Bob Tyasika Ananta berbincang saat paparan kinerja keuangan BNI Tahun 2019 di Jakarta, Rabu (22/1/2020). ( Foto: Antara )
Lona Olavia / MPA Rabu, 22 Januari 2020 | 20:11 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Emiten bank pelat merah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berencana menerbitkan instrumen obligasi global (global bond) senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 6,85 triliun pada semester I 2020. Selain itu, BNI juga mewacanakan penawaran umum berkelanjutan (PUB) sebesar Rp 10 triliun.

"Fund raising Rp 10 triliun dalam bentuk PUB dan dolarnya US$ 500 juta atau bsia di-upsize tergantung respon pasar. Rencana itu sudah ada dalam RBB dan akan dilakukan di 2020," kata Direktur Tresuri dan Internasional Bob Tyasika Ananta dalam paparan kinerja 2019, di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Rencana penerbitan obligasi ini sudah mengemuka sejak Maret lalu, namun belum terealisasi karena berbagai pertimbangan perseroan.

Ia menyampaikan, dana hasil penerbitan surat utang global itu akan dipakai untuk refinancing dan sebagian untuk penyaluran kredit.

Bob menjelaskan, alasan diterbitkannya obligasi di tahun depan sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan global dan situasi pasar yang diproyeksikan lebih kondusif.

Hanya saja, Bob belum menyebutkan, siapa penjamin pelaksana emisi yang akan ditunjuk perseroan.

BNI menargetkan tahun ini penyaluran kredit akan tumbuh di kisaran 10%-12%. Adapun, pada akhir 2019, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit 8,6% sebesar Rp 556,77 triliun dari tahun sebelumnya Rp 512,78 triliun. Sementara laba Rp 15,38 triliun atau naik tipis 2,5% dibandingkan periode tahun sebelumnya Rp 15,02 triliun.



Sumber: Suara Pembaruan