Kuartal I, BRI Cetak Laba Rp 8,17 Triliun

Kuartal I, BRI Cetak Laba Rp 8,17 Triliun
BRI akan segera menurunkan suku bunga bank pasca-penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).
Lona Olavia / MPA Kamis, 14 Mei 2020 | 12:27 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara konsolidasian cetak laba bersih Rp 8,17 triliun pada kuartal I 2020. Namun, jumlah tersebut turun tipis dibandingkan periode yang sama sebelumnya Rp 8,20 triliun. Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo mengatakan, penurunan tersebut disebabkan dari anak perusahaan atau subsidiary akibat dari kondisi pasar, terutama harga instrumen keuangan yang jadi investasi.

Direktur Utama BRI Sunarso mnjelaskan, perolehan laba Rp 8,17 triliun, ditopang oleh pertumbuhan fee based income yang tumbuh 32,91% menjadi Rp 4,17 triliun. Pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp 1.029,00 triliun atau naik 9,93%. Di mana, dana murah (CASA) masih mendominasi portofolio simpanan BRI, mencapai 55,90% dari total DPK atau senilai Rp 575,18 Triliun.

“Di tengah kondisi yang sedemikian menantang, dengan fokus pada kesehatan aset produktif, secara konsolidasian Bank BRI mampu mencetak laba Rp 8,17 triliun dengan aset mencapai Rp 1.358,98 triliun hingga akhir kuartal I 2020,” sebutnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/5).

Sementara itu, dari sisi permodalan, BRI mencatat rasio CAR 18,56%. Faktor lain yang menjadi penyokong kinerja BRI adalah peningkatan pendapatan berbasis komisi yang dikerek oleh peningkatan transaksi digital dampak dari PSBB dan imbauan physical distancing. Pendapatan berbasis komisi BRI di akhir Maret 2020 tercatat sebesar Rp 4,17 triliun atau tumbuh 32,91% year on year.



Sumber: BeritaSatu.com