Tips Atur Kesehatan Keuangan di Masa Covid-19
INDEX

BISNIS-27 526.593 (1.29)   |   COMPOSITE 6140.17 (-13.29)   |   DBX 1202.23 (-7.31)   |   I-GRADE 182.055 (0.36)   |   IDX30 520.23 (0.55)   |   IDX80 139.249 (-0.07)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.25)   |   IDXESGL 143.85 (-0.09)   |   IDXG30 142.18 (0.55)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-0.21)   |   IDXQ30 148.957 (0.28)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-1.27)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.64)   |   IDXV30 138.219 (0.1)   |   INFOBANK15 1055.23 (2.97)   |   Investor33 446.478 (0.8)   |   ISSI 180.128 (-0.46)   |   JII 636.549 (-1.11)   |   JII70 222.134 (-0.73)   |   KOMPAS100 1238.45 (-1.22)   |   LQ45 966.883 (1.11)   |   MBX 1689.51 (-2.6)   |   MNC36 329.297 (0.28)   |   PEFINDO25 325.3 (-4.01)   |   SMInfra18 310.992 (1.65)   |   SRI-KEHATI 381.519 (0.76)   |  

Tips Atur Kesehatan Keuangan di Masa Covid-19

Kamis, 21 Mei 2020 | 13:38 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / MAR

JAKARTA, Beritasatu.com - Penyebaran virus corona memberikan dampak signifikan pada sektor keuangan nasional yang turut mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan keuangan. Mengelola keuangan saat pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah masyarakat karena membutuhkan cara yang berbeda dari yang biasa dilakukan. Melakukan langkah-langkah kecil secara finansial seperti menabung dan melakukan investasi, menjadi segelintir cara yang dapat dilakukan untuk bisa mempersiapkan skenario keuangan pascapandemi Covid-19.

Firsan Nova, salah satu kontributor penulis The Iconomics yang juga CEO Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication mengatakan masyarakat harus mulai mengelola tabungan secara bijak, “Pada situasi seperti ini masyarakat perlu memperketat pengelolaan uang di tabungan dan sebisa mungkin simpan tabungan tersebut di bank. Disarankan untuk tidak mengambil semua tabungan di bank guna meminimalisasi pengeluaran yang tidak diperlukan. Rencanakan dana tabungan untuk bertahan sampai waktu yang lebih panjang sekitar 6 bulan hingga 1 tahun,” ungkap Firsan.

Pada masa pandemi ini, masyarakat Indonesia cenderung lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan dan memilih untuk lebih banyak menyisihkan pendapatannya untuk ditabung. Data Bank Indonesia menunjukkan, pada Maret rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang digunakan untuk konsumsi adalah 69%. Turun dibandingkan Februari yaitu 69,2%. Sementara porsi pendapatan yang disisihkan untuk menabung naik dari 18,1% menjadi 18,6%. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum masyarakat sudah mengurangi biaya untuk berbelanja dan memilih untuk menabung.

Di sisi lain, melalui pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No 1 tahun 2020 menjadi Undang-Undang, LPS diberikan beberapa wewenang tambahan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, serta menjamin tabungan milik masyarakat yang disimpan di perbankan akan tetap aman meski di tengah pandemi virus corona.

Senada dengan Firsan Nova, Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian memaparkan, "Dalam situasi krisis seperti ini, masyarakat sebaiknya tidak membiarkan mentalitas bias mengontrol keputusan mereka. Bersama-sama kita harus mempersiapkan skenario setelah pandemi Covid-19 ini pulih. Pengusaha harus mulai berpikir tentang peluang bisnis ke depan. Para pegawai kantor sebaiknya memanfaatkan masa-masa ini untuk meningkatkan keterampilan mereka berdasarkan kebutuhan pasar."

Dalam jangka panjang, pengelolaan keuangan di tengah pandemi juga dapat dilakukan melalui investasi. Terdapat beberapa alternatif pilihan instrumen untuk berinvestasi di tengah pandemi ini, seperti menabung saham dan deposito. Dengan memilih deposito sebagai instrumen investasi dapat meminimalisasi risiko fluktuasi pasar modal.

Penyebaran wabah corona membuat sejumlah saham yang potensial memiliki harga jual rendah. Hal ini menjadikan momentum yang tepat bagi para investor untuk melakukan pembelian saham yang optimal. Namun, sebelum melakukan pembelian saham, tinjau portofolio saham dan pastikan saham yang dibeli merupakan saham yang berada dalam sektor yang berpotensi berkembang pasca virus corona mereda. Untuk meraih masa depan keuangan yang lebih baik, investor perlu memantau saham secara berkala dan lakukan investasi saham dalam jangka panjang.

Di sisi lain deposito turut menjadi salah satu pilihan instrumen investasi aman yang dapat dilakukan di tengah pandemi ini. Dengan bunga yang tetap menjadikan keuntungannya menyesuaikan dengan bunga yang dijanjikan oleh bank.

Pada kesempatan yang sama, Head of Business Banking Amar Bank Eka Banyuaji mengatakan "Untuk kondisi DPK Amar Bank, utamanya retail funding di awal Mei terlihat lebih stabil dan sudah mulai bergerak ke arah yang positif."

Hal ini menandakan bahwa masyarakat mulai mempersiapkan keuangannya untuk pulih pasca pandemi ini berakhir.

“Sejalan dengan visi Amar Bank, kami terus berupaya untuk menyediakan layanan perbankan bagi masyarakat yang membutuhkan tidak hanya mereka yang menginginkan. Ke depan kami pun akan terus melayani mereka yang belum terlayani oleh lembaga keuangan, serta konsisten dalam memberikan literasi pengelolaan keuangan yang baik bagi masyarakat,” tutup Vishal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SP PLN Dukung Manajemen Capai Target

Melakukan renegosiasi kontrak IPP dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW

EKONOMI | 21 Mei 2020

THR Direksi dan Komisaris Pelindo II Disumbangkan ke Buruh Pelabuhan

Bantuan total sebesar Rp 817 juta diberikan kepada TKBM, dengan sumber dana berasal dari THR Idulfitri jajaran direksi dan komisaris Pelindo II.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Bisnis Mobil Bekas Babak Belur karena Covid-19

Berdasarkan data internal OLX, terjadi penurunan jumlah permintaan (pencarian) mobil bekas di platform OLX sekitar 40%, di minggu pertama bulan Ramadan.

EKONOMI | 21 Mei 2020

AXA Mandiri Gandeng Baznas Salurkan Donasi untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Baznas kerja sama Axa Mandiri saluran bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Dalam Sepekan, IHSG Menguat 0,85%

Selama sepekan yang singkat ini, yaitu pada 18–20 Mei 2020, IHSG menguat 0,85 persen ke 4.545,95,

EKONOMI | 21 Mei 2020

Hadapi Virus Corona, Perlu Global Solidarity

Pada konteks pandemik Covid-19, dibutuhkan aksi kolektif global untuk menghadapinya.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Beri Kenyamanan kepada Peziarah

Taman Makam Al Azhar di Karawang Timur, beri kenyamanan kepada pengunjung dan peziarah.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Shinta Kamdani: Pemerintah Lebih Memihak UMKM dan BUMN

Sebagian besar pengusaha yang tergabung di Apindo dan Kadin yang bukan BUMN dan UMKM, saat ini juga sama memerlukan kebijakan khusus dan stimulus.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Erwin Aksa: Insentif untuk Dunia Usaha Harus Cepat dan Tepat

Waket Kadin Erwin Aksa mengharapkan kecepatan dan ketepatan dalam membuat kebijakan stimulus dan insentif bagi dunia usaha.

EKONOMI | 21 Mei 2020

Pesan Online Makanan Dongkrak Penggunaan Kontainer Plastik

Pengiriman makanan daring membutuhkan kemasan yang tertutup rapat serta kokoh.

NASIONAL | 21 Mei 2020


TAG POPULER

# Pelanggaran HAM Berat


# Banprov Indramayu


# Rizieq Syihab


# Natalius Pigai


# Covid-19


B1 Livestream

TERKINI

Peluang Sistem Keamanan Menjanjikan, Aqila Bidik Pasar Kantor dan Perumahan

EKONOMI | 6 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS