Awal Pekan Depan, Bank Mandiri Operasikan 75% Kantor Cabang

Awal Pekan Depan, Bank Mandiri Operasikan 75% Kantor Cabang
Ilustrasi Bank Mandiri. (Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal)
Lona Olavia / ALD Jumat, 29 Mei 2020 | 14:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejalan dengan persiapan pemberlakuan new normal atau tata kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara bertahap akan kembali mengoperasikan kantor cabangnya yang sempat ditutup. Saat ini sekitar 60% kantor masih beroperasi, awal pekan depan menjadi 75% kantor yang akan dibuka.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan menyebutkan, untuk menghadapi new normal, perseroan sudah membagi menjadi beberapa fase. Fase pertama, berlaku 25-31 Mei, di mana cabang yang buka sudah mencapai 1.539 kantor atau sekitar 60%.

“Sejak 26 Mei jumlah cabang yang buka bertambah dari 40% menjadi 60%. Kita juga lakukan reaktivasi mesin EDC (electronic data capture) sebanyak 256.000-an di mal dan toko-toko yang buka kembali. Di fase berikutnya, di bulan Juni, akan meningkat lagi 75% cabang yang beroperasi,” sebutnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/5/2020).

Rully melanjutkan, setiap kantor cabang dan 11 anak usaha Bank Mandiri juga akan menerapkan protokol bekerja saat new normal. Di antaranya, menyediakan masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan dan pembatas ruang kerja. “Kemudian jam kerja kantor dan cabang kita sesuaikan menjadi jam 09.00-15.00, dari sebelumnya 08.00-15.00,” jelasnya.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan mengatur pegawai yang akan masuk kerja sesuai dengan umur. Pegawai yang berumur di atas 45 tahun akan dicek dahulu kondisi kesehatannya, jika memungkinkan diperbolehkan bekerja, tapi jika memiliki penyakit yang riskan akan dianjurkan bekerja dari rumah. “Jadi kami siap mendukung new normal dan pemulihan ekonomi di Indonesia,” ungkapnya.

Di sisi lain, tahun ini perseroan tak akan membuka kantor cabang baru, bahkan menutup beberapa cabang mikro. Alasannya, karena kantor cabang besar yang berada di dekat cabang mikro bisa mengambil alih urusan di cabang mikro.

Saat HUT Bank Mandiri mendatang, Rully mengungkapkan, perseroan akan meluncurkan fitur digital yang bisa melayani permintaan kredit di segmen ritel, seperti KTA. 



Sumber: BeritaSatu.com