BRIsyariah Berdayakan UMKM Pesantren

BRIsyariah Berdayakan UMKM Pesantren
Ilustrasi usaha mikro, kecil, dan menengah. (Foto: Antara)
Novy Lumanauw / FER Kamis, 18 Juni 2020 | 17:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank BRIsyariah Tbk mendukung pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di pesantren dalam rangka memaksimalkan potensi ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.

Baca Juga: BRIsyariah Luncurkan Program Hujan Emas

Pemberdayaan UMKM di lingkungan pesantren, menjadi langkah yang strategis mengingat sektor ini berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

"Ini karena jaringan UMKM tersebar ke berbagai pelosok, merangkul, dan menghidupkan masyarakat luas,” kata Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy melalui keterangan tertulis pada Kamis (18/6/2020).

Fidri mengatakan, BRIsyariah berkomitmen untuk mendukung kemajuan sektor UMKM, termasuk di lingkungan pesantren untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan perbankan syariah.

"Kami fokus untuk memberikan dukungan dan solusi-solusi terbaik kepada para pelaku UMKM di lingkungan pesantren melalui berbagai program dan layanan seperti pembiayaan untuk kopontren dan layanan transaksi keuangan digital,” ujar Fidri.

Baca Juga: BRIsyariah Terapkan Mitigasi Risiko

Menurut Fidri, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, BRIsyariah memberikan dukungan berupa pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada anggota koperasi pesantren yang membutuhkan modal untuk pengembangan usaha.

Koperasi pesantren tersebut biasanya beranggotakan santri atau pengurus pesantren yang memiliki usaha di bidang peternakan, perkebunan dan pertanian. "Di tengah pandemi ini kita harus berinovasi. Selain itu, kita juga harus bersama-sama bangkit, bersinergi," ujarnya.

Fidri menyebutkan, saat ini banyak UMKM yang berpotensi tumbuh di tengah pandemi Covid-19, antara lain yang bergerak di sektor barang-barang pribadi yang berhubungan dengan kesehatan, pengolahan pangan, e-commerce, pertanian.

"UMKM merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi dan berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran. Sekitar 97% dari total tenaga kerja nasional bekerja untuk sektor UMKM. Ini menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Untuk itu, kami akan terus fokus mendukung upaya peningkatan skala usaha UMKM syariah guna mengakselerasi pengembangan ekonomi dan perbankan syariah demi kesejahteraan umat," tandas Fidri.



Sumber: BeritaSatu.com