BRI Gelar Akad Kredit Massal dengan 500 Calon Nasabah KPR

BRI Gelar Akad Kredit Massal dengan 500 Calon Nasabah KPR
Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani. (Foto: Beritasatu Photo / Lona Olavia)
Aditya L Djono / ALD Jumat, 19 Juni 2020 | 16:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bekerja sama dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), mewujudkan komitmennya dalam penyaluran pembiayaan rumah subsidi lewat KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal itu ditandai dengan menggelar akad kredit massal kepada 500 calon debitur yang dilakukan secara virtual melalui video conference dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, pada Jumat (19/6/2020).

Para calon nasabah itu berlokasi di Kantor Wilayah BRI di seluruh Indonesia. Turut mengikuti acara tersebut Direktur Konsumer BRI Handayani dan Direktur Utama PPDPP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin.

“Di tengah kondisi ekonomi karena Covid-19, ekspansi bisnis BRI, khususnya untuk KPR Sejahtera FLPP ini terus kami lakukan untuk menyukseskan program rumah murah sekaligus membantu masyarakat memiliki rumah pertamanya,” jelas Handayani, dalam keterangan tertulisnya.

KPR Sejahtera FLPP merupakan solusi yang diberikan oleh pemerintah melalui penyediaan rumah subsidi dengan harga terjangkau, namun tetap menjaga kualitas dari rumah tersebut. Masyarakat yang memperoleh fasilitas ini akan mendapatkan berbagai kemudahan dalam mengangsur pinjamannya, antara lain suku bunga kredit yang murah yakni 5% efektif sepanjang tenor, uang muka yang terjangkau, dan tenor pinjaman yang panjang hingga 20 tahun.

Bagi masyarakat yang akan mengajukan KPR Sejahtera FLPP, ada syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut antara lain masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan, belum pernah menerima subsidi perumahan sebelumnya, merupakan rumah pertama, dan masyarakat penerima wajib untuk menghuni rumah tersebut.

Hingga Mei 2020, penyaluran KPR Bank BRI telah mencapai Rp 33,34 triliun, atau tumbuh sebesar 15% year on year. “Perseroan masih optimis kuota FLPP BRI sebanyak 3.000 unit dapat terserap maksimal hingga triwulan kedua tahun ini. Kami juga tetap menerapkan prinsip kehati – hatian dalam setiap proses operasionalnya,” ujar Handayani.



Sumber: BeritaSatu.com