ASEAN Basketball League

BTN CLS Knights Indonesia Tumbang di Kandang Mono Vampire

BTN CLS Knights Indonesia Tumbang di Kandang Mono Vampire
Pertandingan antara BTN CLS Knights Indonesia menghadapi tuan rumah Mono Vampire, Sabtu, 9 Februari 2019 di Stadium 29, Nonthaburi, Thailand. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Sabtu, 9 Februari 2019 | 18:47 WIB

Nonthaburi, Beritasatu.com – BTN CLS Knights Indonesia kembali meraih hasil minor dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019. Bertanding menghadapi tuan rumah Mono Vampire, Sabtu (9/2) di Stadium 29, Nonthaburi, Thailand, skuad asuhan Brian Rowsom tersebut akhirnya harus menyerah 92-76.

Pemain lokal BTN CLS Knights Brandon Jawato sebenarnya tampil cukup baik di gim ini dengan mengemas 16 angka, meski rekannya Maxie Esho yang akhirnya menjadi pendulang angka terbanyak dengan raihan 21 poin. Namun sayangnya usaha tersebut belum mampu untuk mengalahkan hegemoni tuan rumah yang di perkuat oleh pemain andalannya Michael Anthony Singletary yang pada pertandingan hari ini menjadi pemain dengan penampilan terbaik dengan raihan double-double yakni 29 poin, 15 rebound dan sembilan assist.

Tuan rumah unggul terlebih dulu 10-2 di awal dan membuat Brian Rowsom segera mengambil waktu jeda. Usaha ini terbukti ampuh, Brandon Jawato akhirnya mencetak enam poin dan dua angka tambahan lainnya dari Maxie Esho, yang dapat menyamakan kedudukan menjadi 10-10 (sisa waktu empat menit ). Hal itupun membuat Mono Vampire berbalik meminta time out. Lepas itu, tuan rumah kembali dalam permainan terbaiknya dan sekaligus unggul di akhir kuarter ini 23-13.

Bencana kekalahan tim CLS Knights di awali pada kuarter kedua. Meski kedua tim sempat saling silih berganti melepaskan dua kali tembakan tiga angka beruntun, namun laju perolehan angka tuan rumah yang dimotori oleh Michael Singletary, Malcolm White, Tyler Lamb lebih menojol dan tidak dapat terbendung. Terbukti 37 poin tambahan pun dikemas oleh para pemain Mono Vampire yang dilatih oleh Douglas Clark Marty, sementara Brandon Jawato cs hanya bisa meraup 22 angka saja dan membuat tuan rumah unggul saat turun minum dengan selisih 16 angka (48-32).

Memasuki kuarter ketiga, tim ungu emas itu sempat merajut asa untuk mengejar ketertinggalannya dan bahkan sempat memperkecil dengan selisih 12 angka (42-54). Namun kembali Michael Slingetary mencetak angka demi angka untuk menjauhi lawannya menutup dan menutup kuarter ini 76-58. Di tambah lagi keluarnya jenderal permainan tim Douglas Herring Jr yang sudah mendapatkan lima kali hukuman di kuarter akhir, membuat semakin perkasanya tuan rumah untuk bisa mengalahkan CLS Knights, sekaligus menebus dua kekalahan yang mereka terima sebelumnya.

“Persentase tembakan tiga angka kami hari ini tidak bagus hanya 20 persen (6/29) sedangkan mereka lebih baik dari kami (7 tembakan yang masuk dengan persentase 30 persen). Kami juga memberikan banyak poin kepada lawan lewat banyak kesalahan yang kami perbuat, sehingga mereka bisa mencetak poin lewat serangan fastbreak (24 angka) khususnya di first half, itulah mengapa kami kalah atas Mono Vampire pada pertandingan hari ini," ujar Brian Rowsom usai pertandingan.

Ke depan, menurutnya tim harus mengasah kembali ciri khas permainan salah satunya adalah melalui tembakan tiga angka.

Hasil ini merupakan kekalahan ke sembilan yang didapatkan Brandon Jawato cs dari 18 pertandingan yang telah mereka mainkan. Pertandingan berikutnya BTN CLS Knights Indonesia akan kembali memainkan laga tandang mereka selanjutnya ke Malaysia untuk bertemu kembali dengan Westports Dragons pada tanggal 14 Februari mendatang.



Sumber: BeritaSatu.com