Piala Srikandi Jadi Ajang Seleknas Basket Putri

Piala Srikandi Jadi Ajang Seleknas Basket Putri
Pertandingan Sahabat Semarang melawan Flying Wheel Makassar. ( Foto: istimewa )
Hendro D Situmorang / JAS Senin, 11 Februari 2019 | 08:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Seleksi tim bola basket putri nasional bisa dilakukan PP Perbasi lewat ajang Piala Srikandi (Srikandi Cup) Seri II Jakarta. Seleknas ini untuk persiapan Indonesia mengikuti SEA Games Filipina 2019.

Ketua Koordinator Piala Srikandi 2018-2019, Dedy Setiawan, berharap seri kedua kejuaraan ini akan berlangsung kompetitif tanpa ada pemain yang cedera. Penyelenggaraan Piala Srikandi menjadi sarana untuk seleksi awal pembentukan tim bola basket putri nasional menuju SEA Games Filipina pada akhir tahun nanti.

"Saya berharap para pemain mengeluarkan seluruh kemampuan mereka menyusul persaingan ketat pada pertandingan seri pertama Piala Srikandi yang berlangsung di GOR Merpati Bali pada November 2018," ujarnya di Jakarta, Minggu (10/2).

Sebanyak 7 klub bola basket putri akan saling berhadapan dalam liga putaran kedua itu. Ketujuh tim itu adalah Tanago Friesian Jakarta, Scorpio Jakarta, Merpati Bali, Flying Wheel Makassar, Tenaga Baru Pontianak, Sahabat Semarang, serta GMC Cirebon.

Manajer sekaligus pemilik Tim Tanago Friesian Jakarta, Yos Paguno berharap federasi tertinggi bola basket Indonesia, PP Perbasi memilih pemain dan pelatih timnas basket putri dari mereka yang berlaga di Piala Srikandi.

“PP Perbasi tolong untuk Timnas perhatikan pemain-pemain dan pelatih jangan yang tidak ikut Piala Srikandi, tiba-tiba masuk dalam timnas. Atau coach yang pegang timnas, tetapi tidak pernah terlibat di Piala Srikandi. Kami coba mengangkat basket putri kita untuk setara dengan basket putra. Jadi kami minta dukungan dari PP Perbasi,” katanya.

Diketahui saat timnas putri berlaga di Asian Games, skuat tim khususnya kepelatihan diisi oleh tim kepelatihan yang tak terlibat di Piala Srikandi Cup, seperti Andre Yuwadi (Prawira Bandung) dan Efri Meldi (Satya Wacana). Menurut Yos Paguno, jika terjadi lagi, hal itu akan mengecewakan para pemain dan pelatih yang telah berjuang di Piala Srikandi.

Kejuaraan Piala Srikandi terbentuk atas inisiatif tim-tim basket putri Indonesia yang ingin terus menjalankan kompetisi dan mewadahi para pebasket putri Tanah Air, setelah ajang Women National Bakset League bentukan Perbasi terhenti di tahun 2016. Kini, Piala Srikandi Cup yang sudah berjalan dua musim pun diharapkan Yos Paguno bisa dapat perhatian lebih.

Pertandingan derbi antara Tanago dengan Scorpio pada Sabtu (16/2) akan menjadi puncak seri Jakarta yang akan berlangsung di GOR Grogol, Jakarta Barat, Senin (11/2) hingga Sabtu (16/2). Derbi Jakarta itu menjadi laga ke-100 selama penyelenggaraan Piala Srikandi. Namun, tim-tim lain juga telah menyiapkan diri mereka demi mencapai puncak klasemen sementara yang saat ini dikuasai Tanago Friesan Jakarta sebagai tuan rumah seri II.



CLOSE