Kalahkan Mono Vampire, BTN CLS Knights Indonsia Selangkah Menuju Final

Kalahkan Mono Vampire, BTN CLS Knights Indonsia Selangkah Menuju Final
Pertandingan antara BTN CLS Knight Indonesia melawan Mono Vampire. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Minggu, 21 April 2019 | 22:15 WIB

Surabaya, Beritasatu.com – BTN CLS Knights Indonesia tinggal menunggu satu kemenangan lagi untuk bisa lolos ke babak final ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019. Ini setelah di pertandingan semifinal gim pertama mereka menang atas tim asal Thailand Mono Vampire Basketball Club 86-77, dalam laga yang di mainkan di GOR Kertajaya, Minggu (21/4/2019).

Gim kedua akan dimainkan pada hari Rabu mendatang (24/4/2019) di markas Mono Vampire. Jika sukses menaklukan tuan rumah Mono Vampire, skuad asuhan Brian Rowsom tersebut akan menantang Singapore Slingers di partai puncak.

Jalannya pertandingan cukup ketat di dua kuarter awal, baik CLS Knights dan Mono bermain dengan imbang. Namun pada 10 menit pertama, jalannya pertandingan berhasil dikuasai oleh Mono Vampire Thailand. Hal itu di karenakan penampilan agresif Tyler Lamb yang di ikuti oleh kapten tim mereka Romeo Travis.

Keduanya total menyumbang 13 angka untuk membawa keunggulan sementara timnya (Lamb tujuh angka dan Travis enam). Kuarter berikutnya tuan rumah bangun dari tidurnya. Pengatur serangan CLS Knights, Douglas Herring Jr yang sebelumnya berhasil mengemas enam poin, turut menjadi salah aktor kebangkitan timnya.

Kedudukan pun imbang 40-40 dan skor tersebut sekaligus menutup kuarter kedua.

CLS Knights baru bisa bermain lepas pada kuarter ketiga. Brandon Jawato mengawalinya lewat satu aksi penetrasi lay up yang mengubah kedudukan menjadi 44-42. Beberapa menit kemudian, pemain berdarah Bali tersebut berhasil memaksa andalan Mono Vampire Michael Slingetary untuk mendapatkan foul ketiganya. Tidak berhenti sampai di sini, Brandon juga mendapatkan dua tembakan bebas yang berhasil ia eksekusi dengan baik (46-44). Mental lawan akhirnya goyah saat CLS Knights kembali melakukan dua kali tembakan tiga angka beruntun di sisa tiga menit kuarter ketiga, plus dua poin yang di hasilkan Arif Hidayat, memaksa pelatih Mono Vampire, Singhasene Tongkiat mengambil waktu jeda (skor 54-48).

Namun CLS tanpa ampun menghukum Mono Vampire di kuarter ini bahkan unggul 15 poin (63-48). Tuan rumah pun akhirnya menyudahi perlawanan Mono Vampire dan tinggal menunggu satu kemenangan lagi di kandang Mono Vampire pada pertandingan hari Rabu (24/4/2019).

Maxie Esho berhasil mencetak poin tertinggi untuk timnya dengan 21 poin, tujuh rebound, empat assist dan dua steal. Sementara Brandon Jawato mencetak 18 angka, lima rebound, dua assist dan pengatur serangan CLS Knights Douglas Herring Jr juga tampil gemilang dengan torehan 13 angka, enam assist, lima rebound. Kapten tim Mono Romeo Travis, menjadi topskor untuk timnya, malam ini ia mencetak 16 angka, mengikuti di belakangnya, eks pemain CLS Knights Frederick Lish dengan 15 poin.

“Finish Strong. Saya bersyukur atas kemenangan hari ini. Kami sempurna di kuarter ketiga, tapi di kuarter akhir kami sedikit menurunkan tempo. Mono akan bermain lebih keras lagi dengan cara mereka di game kedua. Tapi saya ingin menang di rumah mereka. Untuk itu saya ingin para pemain saya tampil cerdik dan kita harus melangkah ke final melawan Singapore Slingers, “ komentar Brian Rowsom di hadapan awak media.

“Saya ingin CLS Knights juara. Saat pelatih memanggil saya, saya akan berikan yang terbaik untuk tim ini. Entah itu hanya sekedar defense ataupun mencetak angka,” ujar Aif Hidayat.