ASEAN Basketball League

Kalah di Game Kedua, BTN CLS Knights Indonesia Siap Balas di Surabaya

Kalah di Game Kedua, BTN CLS Knights Indonesia Siap Balas di Surabaya
Pertandingan antara BTN CLS Knight Indonesia melawan Mono Vampire. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 6 Mei 2019 | 07:36 WIB

Singapura, Beritasatu.com - Singapore Slingers berhasil membalas kekalahan mereka di gim kedua final ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019, setelah pada pertandingan sore tadi, Minggu (5/5/2019) di OCBC Arena. Mereka menang dengan skor 77-57. Hasil ini membuat kedua tim berbagi skor pertemuan imbang 1-1 dalam format final ABL yang menggunakan sistem best of five ini.

Xavier Alexander tampil sebagai topskor untuk timnya dengan raihan 16 poin, tujuh steal, sembilan assist dan tujuh rebound. Sedangkan rekannya John Fields yang berposisi sebagai center mengemas double- double 15 poin , 12 rebound. Pemain CLSKnights Douglas Herring memimpin dalam perolehan skor, ia mencetak 18 poin, lima assist, lima steal dan enam rebound. Maxie Esho membuat 12 poin, dua steal dan tujuh rebound.

Dua kuarter awal langsung di kuasai oleh tuan rumah Singapore Slingers. Kinerja skuad Beng Siang Neo tersebut langsung terlihat di awal 10 menit pertama, mereka langsung unggul 6-0. Meski CLS Knights membalasnya dengan tembakan tiga angka Brandon Jawato Namun Slingers kembali mendominasi lewat pemain asing mereka John Fields yang pada kuarter ini mencetak 10 angka, menyusul pemain lokal Han Bing Ng yang sukses menjaringkan dua kali tembakan three poin hingga membawa mereka unggul sementara 21-9.

10 menit berikutnya para pemain BTN CLS Knighs Indonesia mencoba bangkit. Maxie Esho memulai memangkas skor kali ini lewat tiga angka (19-31). Berikutnya Douglas Herring menambah dua poin lagi dengan drive lay upnya meski ia di bayangi oleh Xavier Alexander. Buruknya beberapa keputusan wasit sempat membuat konsentrasi para pemain CLS terganggu.

Tapi skuad berjuluk Ksatria Indonesia ini terus berupaya sekuat tenaga untuk keluar dari tekanan Slingers. Itu dibuktikan dengan 11 angka tambahan lagi yang berhasil di kumpulkan Maxie Esho cs menutup kuarter kedua usai. Namun hasil ini ternyata belum cukup untuk menyusul tuan ruman yang kembali unggul 40-30. Hingga babak pertama usai, pemain tuan rumah John Fields menorehkan 16 poin sementara, sedangkan Maxie Esho menjadi topskor untuk CLS Knights dengan 10 angka.

Di babak kedua Slinger terus konsisten memimpin pertandingan. Mereka membuktikannya dengan menguasai kembali kuarter ketiga 57-46. Sadar peluang semakin menipis di kuarter akhir, Brian Rowsom akhirnya menurunkan para pemain lapis keduanya tiga menit sebelum waktu usai. Slingers akhirnya menyudahi perlawanan CLS knights dengan selisih 20 angka.

"Terlepas beberapa keputusan wasit yang merugikan,Akurasi lawan lebih bagus dari kami (Slingers 45,9%, CLS 36,1%). Kami juga banyak melakukan turnovers. Sementara Slingers di awal langsung memimpin 12 poin. Kita harus memperbaiki defense tim pada game ketiga nanti (Rabu,5/5/2019)" kata Brian Rowsom usai pertandingan.

"Kita balas di Surabaya. Di kuarter awal kita memang main jelek. Tapi tadi banyak sekali bad call dari wasit yang merugikan kami," komentar Christopher Tanuwidjaja, Managing Partner BTN CLS Knights Indonesia.

"Masih ada dua gim tersisa di kandang kita. Mari lupakan kekalahan ini dan jadikan motivasi untuk mengalahkan mereka. Yang jelas, kita wajib bermain bagus kembali secara tim," pungkas Douglas Herring yang bertindak sebagai kapten tim dalam pertandingan hari ini.



Sumber: BeritaSatu.com