Menang di Kandang Raptors, Warriors Paksakan Laga ke-6

Menang di Kandang Raptors, Warriors Paksakan Laga ke-6
Pemain Toronto Raptors Serge Ibaka (#9) mencoba memasukkan bola ke jaring Golden State Warriors dalam laga kelima final NBA di Scotiabank Arena, 10 Juni 2019, di Toronto, Kanada. ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Selasa, 11 Juni 2019 | 15:11 WIB

Toronto, Beritasatu.com – Spesialis tembakan tiga angka Stephen Curry dan Klay Thompson membawa Golden State Warriors menaklukkan Toronto Raptors dengan skor sangat ketat 106-105, Senin (10/6/2019) malam waktu setempat atau Selasa WIB untuk menjaga asa mempertahankan trofi NBA.

Curry mencetak 31 angka sementara Thompson menambah 26 lagi yang membuat Warriors mampu memperkecil ketinggalan menjadi 3-2 dalam laga final NBA, sehingga kedua tim harus bertemu lagi di laga keenam di Oakland, California, Kamis ini.

Jika diperlukan laga ketujuh, maka akan digelar di Toronto hari Minggu. Juara NBA harus memenangi empat gim di final.

"Lakukan atau selesai," kata Curry. "Paruh kedua tidak bagus tapi kami harus melakukan tembakan."

Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal dengan cederanya pemain bintang Kevin Durant, yang kembali muncul di lapangan setelah absen di 10 laga, lalu hanya bisa tampil 12 menit dan mencetak 11 angka sebelum kembali mengalami cedera tendon dan harus keluar lapangan.

Durant, peraih Most Valuable Player NBA musim 2017 dan 2018 serta pencetak angka terbanyak Golden State dengan rata-rata 34,2 angka per gim di babak playoff, harus menjalani pemindaian hari Selasa waktu setempat.

"Di satu sisi saya sangat bangga pada mereka, dengan keteguhan hati dan kegigihan yang mereka tunjukkan, dan di sisi lain saya begitu sedih dengan yang menimpa Kevin," kata pelatih Warriors, Steve Kerr.

"Jadi ini perasaan yang aneh saat ini, kemenangan yang luar biasa dan kehilangan besar di saat yang sama."

Warriors saat ini tengah memburu gelar ketiga secara beruntun, atau yang keempat dalam lima musim terakhir. Sementara itu Raptors masih mencari trofi pertama mereka setelah 24 musim mengikuti kompetisi NBA.

Sejarah bisa jadi berpihak kepada Raptors, karena baru sekali terjadi dari 34 situasi tim yang tertinggal 1-3 bisa berbalik menang dan menjadi juara. Peristiwa itu terjadi musim 2016 ketika LeBron James membawa Cleveland mengalahkan Golden State.



Sumber: AFP