Menuju Piala Dunia, Timnas Basket Indonesia Ditawarkan Pelatih Asal Serbia

Menuju Piala Dunia, Timnas Basket Indonesia Ditawarkan Pelatih Asal Serbia
Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) bersama anggota FIBA Central Board membahas terkait Indonesia akan menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2023. ( Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / CAH Jumat, 21 Juni 2019 | 19:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah di Piala Dunia Basket 2023 bersama Jepang dan Filipina. Namun, Indonesia tidak serta merta dapat tampil sebagai peserta. Pasalnya, kualitas tim Merah Putih butuh peningkatan agar bisa bersaing di level dunia.

FIBA mensyaratkan tim nasional putra Indonesia harus mengejar ketertinggalan dari negara negara peserta FIBA World cup. FIBA bersama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) sudah membuat “action plan” agar perkembangan timnas Indonesia signifikan pada 2021 sehingga bisa dinilai mumpuni bersaing pada FIBA World Cup 2023 nanti.

“Salah satu cara adalah mengusulkan pelatih berkualitas internasional untuk meningkatkan level tim nasional bola basket putra Indonesia. Kami mendapat usulan kandidat pelatih asal Serbia, Coach Rajko Toroman untuk menangani timnas putra Indonesia," kata Sekjen PP Perbasi sekaligus penanggung jawab action plan 2021, Budisatrio Djiwandono di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Menurutnya, Toroman bukan pelatih sembarangan. Dia pernah menjadi asisten pelatih timnas Yugoslavia, serta head coach timnas u-22 Yugoslovia. Dia juga sudah melanglang buana menangani tim eropa dan asia termasuk timnas Iran, Filipina dan Yordania.

Bersama timnas Iran, pelatah Toroman sukses membawa timnya berlaga di Olimpiade Beijing 2008. Bahkan, dia juga mengantar Filipina diantarnya menjadi semifinalis FIBA Asia 2011. Pelatih yang pernah terlibat dalam NBA Summer ini juga membawa klub AL Manama menjadi juara Liga Bahrain.

Sementara itu, anggota FIBA Central Board yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir, mendukung usaha percepatan peningkatan prestasi tersebut.

“Perubahan demi perbaikan dan peningkatan prestasi salah satunya adalah dengan menggunakan pelatih asing berprestasi,” kata Erick.

Erick berjanji akan memberikan dukungan kepada Tim Merah Putih dalam berjuang di kualifikasi FIBA Asia 2021.

“Untuk memperkuat dukungan, saya dan PP Perbasi akan bersama-sama mencari sponsor dan media partner untuk tim nasional bola basket Indonesia,” ujar Erick sebagai kandidat IOC member.

“Selain untuk SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Manila, Filipina pada bulan Desember mendatang, juga kualifikasi FIBA Asia 2021 bisa menjadi ajang pemanasan bagi Indonesia yang akan menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023 bersama Filipina dan Jepang,” tutup Erick. 



Sumber: Suara Pembaruan