Pencarian Talenta Pebasket Muda Indonesia Kembali Dimulai

Pencarian Talenta Pebasket Muda Indonesia Kembali Dimulai
Dua pemain basket muda Indonesia sedang merebut bola pada sebuah pertandingan LA Streetball Campus Championship di Jakarta belum lama ini. ( Foto: Istimewa )
Alexander Madji / AMA Sabtu, 29 Juni 2019 | 00:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Setelah kompetisi LA Streetball Campus Championship 2019 sukses digelar pada Maret 2019, kini para penggemar dan komunitas basket Tanah Air kembali mendapat tantangan baru dalam ajang talent scouting Pick Up Game – LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019.

Melalui ajang pencarian bakat ini, talenta-talenta muda pebasket Indonesia akan berebut kesempatan tergabung dalam sebuah dream team LA Streetball Challenge The World dan mengikuti Turnamen Streetball Internasional di Shanghai pada Oktober 2019.

Pick Up Game – LA Streetball Challenge The World ini diselenggarakan di enam kota di Indonesia yakni Bandung pada Sabtu (22/6/2019), Malang (Sabtu, 29/6/2019), Yogyakarta (Minggu, 7/7/2019), Balikpapan (Minggu 14/7/2019), Banjarmasin (Minggu, 20/7/2019), dan terakhir di Jakarta pada Sabtu dan Minggu (27-28/7/2019).

Novrizal selaku perwakilan LA Streetball mengatakan, pemain-pemain berbakat yang terpilih dari enam kota pelaksanaan Pick Up Game - LA Streetball CTW 2019 akan bertemu di Jakarta pada bulan Agustus 2019 bersama dengan 10 pemain basket Tim Campus LA Streetball Manila 2019 dan 12 pemain tim basket CTW Taipei 2018. Jadi, akan ada 40 pebasket streetball yang akan diseleksi dalam dua hari pelaksanaan untuk memperbutnya 20 posisi terbaik yang akan lanjut masuk dalam Training Camp selama 12 minggu.

“Dalam Training Camp, sebanyak 20 pebasket streetball ini akan ditempa dan berjuang untuk dapat ditahbiskan menjadi 10 pemain Tim Basket LA Streetball Challenge The World 2019 dengan beberapa proses eliminasi pemain. Mereka akan mendapat pelatihan dari para pelatih bertaraf nasional dan internasional,” ujar Novrizal dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (28/6/2019) malam.

Pembentukan tim dan karakter pemain basket LA Streetball Challenge The World 2019 akan dipimpin oleh pelatih kepala Antonius Joko Endratmo yang telah membawa tim LA Streetball Challenge The World 2018 Taipei di peringkat dua dan membawa tim basket profesional menjadi juara satu di kompetisi klub basket profesional se-Indonesia.

Selama 12 minggu masa pemusatan latihan atau training camp, Antonius Joko akan dibantu Mohamad Haivan sebagai pelatih yang akan meningkatkan kemampuan basket dasar individual serta dua pelatih basket internasional yang akan memberikan ilmu masing-masing selama kurang lebih dua minggu.

Lebih lanjut Novrizal mengatakan, sejak 2015 hingga saat ini, LA Streetball Challenge The World terus konsisten melakukan pencarian bakat-bakat muda olahraga bola basket di Indonesia. Tidak hanya bakat-bakat dari pemain kampus tetapi juga dari komunitas-komunitas bola basket di Indonesia.

LA Streetball Challenge The World hingga saat ini telah menghasilkan sejumlah nama besar di industri basket profesional Indonesia, seperti Yerikho Tuasela (Pacific Caesar Surabaya), Fisyaiful Amir dan Kevin Moses Poetiray (Siliwangi Bogor), Aditya Reynaldi Lumanauw (Hangtuah), dan Christian Gunawan (Satria Muda Jakarta).



Sumber: Suara Pembaruan