Liga Basket Pelajar DBL 2019 Digelar di 30 Kota

Liga Basket Pelajar DBL 2019 Digelar di 30 Kota
Beberapa pemain yang sempat tergabung di Tim All-Star dan FIBA 3X3 Developmental Basketball League (DBL) Indonesia berfoto bersama. ( Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 24 Juli 2019 | 07:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Liga bola basket pelajar terbesar di Indonesia Honda Developmental Basketball League (DBL) siap digelar kembali. Pada edisi 2019, DBL akan digelar di 30 kota dan 22 provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Saya bersyukur DBL bisa bertahan lebih dari 15 tahun. Biasanya kompetisi usia dini cuma tiga tahun terus hilang. Prinsip kami konsisten. Bila kami terus mengembangkan partisipasi, maka partisipasi akan membiayai prestasi ” kata CEO dan Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda di Senayan Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Rencananya DBL 2019 akan dimulai 26 Juli nanti di Padang (seri Sumatera Barat), Samarinda (Kalimantan Timur), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

Memasuki musim ke-16, DBL Indonesia selaku penyelenggara meluncurkan DBL Play, aplikasi yang akan menjadi panggung bagi seluruh anak muda Indonesia untuk unjuk gigi.

Di aplikasi DBL Play, nantinya ratusan pertandingan pilihan yang akan ditayangkan via livestream, ada juga ribuan berita dan feature dari setiap tim, sekolah, serta setiap pertandingan, juga konten-konten feature basket dan hiburan.

Kompetisi basket antar sekolah DBL telah melahirkan banyak pebasket nasional. Pemain-pemain alumni liga-liga DBL Indonesia kembali mendominasi seleksi tim nasional (timnas) putra proyeksi SEA Games 2019 Filipina dan FIBA Asia Cup 2021 Qualifiers.

Dari 54 pemain yang dipanggil, sebanyak 28 orang tercatat alumni. Begitu juga di Timnas putri yang saat ini tahapan seleksi telah mengerucut ke 15 pemain. Dari jumlah itu, 9 pemain adalah alumni liga di DBL Indonesia.

"Saya sendiri dari kota kecil. Kita tahu kota kecil kurang dilihat. Namun berkat DBL saya membuktikan bisa berkiprah hingga level internasional," ujar salah satu alumnus Honda DBL All-Star 2012 dan 2013 yang merupakan jebolan SMA Santo Petrus, Pontianak, Rivaldo Tandra Pagestio, yang mengakui DBL sangat berpengaruh besar untuk karier basketnya karena sempat menempati ranking satu di Indonesia FIBA 3X3.

Direktur DBL Indonesia, Masany Audri mengaku pihaknya juga memperluas partisipasi dengan melakukan roadshow ke lebih dari 750 sekolah. Ia menyakini bahwa anak muda sebagai pemimpin masa depan harus terus menjaga kesehatan. Lewat basket, DBL Indonesia ingin mengajak mereka bergerak dan olahraga dengan cara yang fun.

“Tahun ini, kami berupaya bisa menjangkau lebih dari satu juta anak muda, lewat program roadshow berkonsep student athlete ini saja,” tutup dia. 



Sumber: Suara Pembaruan