Salah Pasang Bendera, Ketua Asosiasi Basket Malaysia Picu Kemarahan

Salah Pasang Bendera, Ketua Asosiasi Basket Malaysia Picu Kemarahan
Kesalahan pemasangan bendera resmi Malaysia yang terjadi di pertandingan bola basket U-15 di Malaysia. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 29 November 2019 | 16:31 WIB

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Ketua Asosiasi Bola Basket Malaysia, Lua Choon Hann mengambil cuti tanpa batas waktu setelah kesalahan pemasangan bendera nasional yang ditampilkan di turnamen junior. Kesalahan itu memicu kemarahan nasional sampai munculnya tuduhan pengkhianatan. Kasus ini pun sedang diselidiki kepolisian Malaysia. dan bahkan penyelidikan polisi.

Bendera yang salah ditampilkan di layar di Stadion Kuala Lumpur pada pembukaan turnamen bola basket nasional U-15 pada akhir pekan lalu. Dalam tampilan layar terlihat Bendera Malaysia dengan gambar bintang berujung lima, sedangkan yang benar adalah bintang berujung 14. Selain itu hanya ada lima garis merah juga dari 14. 

Kesalahan tersebut memicu ledakan kemarahan di media sosial. Sementara itu Menteri Pendidikan Malaysia mengecam kesalahan itu sebagai pengkhianatan terhadap nasionalisme dan polisi menyeret kepala bola basket nasional Lua Choon Hann untuk diinterogasi.

Kemarahan sedikit mereda ketika Asosiasi Bola Basket Malaysia mengumumkan Kamis malam (28/11/2019) bahwa Lua akan pergi tanpa batas waktu karena dia merasa yang bertanggung jawab atas kesalahan ini."Kami tetap dengan sikap bahwa insiden ini murni merupakan pengawasan yang tidak disengaja," sebut Asosiasi dalam pernyataannya.

Kesalahan pemasangan bendera di ajang olahraga Malaysia bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya pada SEA Games 2017 juga terjadi kesalahan ketika Malaysia memasang bendera Indonesia terbalik di buku SEA Games. 



Sumber: AFP