Srikandi Cup 2020

Juara Bertahan Merpati Bali Menangi Laga Perdana

Juara Bertahan Merpati Bali Menangi Laga Perdana
Pertandingan antara Merpati Bali melawan Flying Wheel Makassar di pertandingan perdana seri satu yang berlangsung di GOR GMC Arena, Senin, 3 Februari 2020.
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 3 Februari 2020 | 21:01 WIB

Cirebon, Beritasatu.com - Juara bertahan Merpati Bali memulai kiprah mereka di Kompetisi Basket Putri Srikandi Cup musim ini dengan gemilang. Bertemu tim asal Sulawesi Selatan, Flying Wheel Makassar di pertandingan perdana seri satu yang berlangsung di GOR GMC Arena, Senin (3/2/2020), tim besutan Bambang Asdianto Pribadi tersebut menang dengan skor 78-38.

Sayangnya kemenangan Merpati Bali itu harus dibayar mahal dengan cederanya salah satu pilar mereka Dora Lovita (angkle kaki kanan). Keran angka Merpati Bali dibuka oleh aksi lay up Putu Tania Widiastari, tidak berselang lama Flying Wheel menyamakan kedudukan lewat Gustina menjadi 2-2.

Sempat susah payah pada kuarter awal, Merpati Bali akhirnya mulai perlahan bisa menjauh dari lawannya, khususnya menjelang dua menit sisa kuarter pertama. Terbukti mereka akhirnya dapat unggul dengan selisih tujuh angka dan sekaligus menutup kuarter pertama (15-8).

Terlambat panas di kuarter pertama, Merpati Bali akhirnya tidak tampil canggung lagi pada 10 menit berikutnya, bahkan mereka memperlebar jarak keunggulan sementara menjadi 18 angka (34-16).

Tiga pemain Merpati tampil gemilang dan mencetak double digit di pertandingan hari ini, yakni Regita Pramesti (17) Mita Istinawati (14) dan Fitria Ramadhani Madjid (10), mereka total menyumbang 41 poin untuk kemenangan timnya. Termasuk diantaranya 44 angka yang dikumpulkan Merpati Bali pada kuarter ketiga dan keempat.

Sementara motor permainan Flying Wheel Makassar Jumriah HL masih konsisten menjadi topskor untuk timnya. Bermain selama 27 menit, ia mencetak 12 poin, delapan rebound, empat asis, menyusul rekannya, Gustina dengan 10 poin, lima rebound dan satu asis.

"Masih banyak muka baru di tim ini. Jadi masih banyak yang grogi di game pertamanya. Tadi kita kehilangan konsentrasi hingga fokus bermain di kuarter kedua sampai keempat hilang. Selain itu juara bertahan juga bagus. Bagi saya yang penting anak-anak mau selalu tampil ngotot dan tidak patah semangat disetiap gim yang mereka jalani, kompetisi masih sangat panjang," kata Kwandy Winarso pelatih Flying Wheel yang menggantikan sementara peran adiknya Eddy Winarso, selama dua seri kedepan.

"Ini laga pertama, di awal banyak yang gugup tapi masih wajarlah. Khususnya di kuarter pertama kita banyak melakukan kesalah (7 kali). Tapi mulai bangkit dan menemukan ritme permainan di kuarter berikutnya hingga akhir. Di gim ini beberapa pemain juga melakukan tugasnya dengan baik seperti Kadek Pratita Citta Dewi, Fitri, Mita. Melawan Sahabat besok (Selasa, 4/2/2020) kami tetap akan fight meski kita belum tahu apakah Dora bisa dimainkan atau tidak," ucap Bambang Asdianto Pribadi, pelatih Merpati Bali paska pertandingan.



Sumber: BeritaSatu.com