Ajang IBL Esports Dinilai Memuaskan

Ajang IBL Esports Dinilai Memuaskan
Suasana pertandingan tim Basket Indonesia melawan Korea Selatan pada kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Mahaka Arena, Jakarta, Kamis (20/2/2020). (Foto: Antara Foto / Muhammad Adimaja)
Hendro D Situmorang / AMA Selasa, 19 Mei 2020 | 14:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ajang Indonesian Basketball League (IBL) Esports Competition yang berakhir dua seri dinilai cukup memuaskan. Para peserta yang terlibat mengaku bergembira, meski kegiatan ini baru pertama kali digelar. Ajang ini mampu mengusir kejenuhan saat kompetisi IBL jeda akibat pandemi virus corona.

Di akhir turnamen, Amartha Hangtuah menjadi penguasa dengan Aditya Lumanauw sebagai juara seri pertama dan Gunawan tampil sebagai juara seri kedua.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan, salah satu tujuan IBL Esports Competition selain mengisi kekosongan di bulan Ramadan, juga untuk menjaga dan meningkatkan interaksi antara atlet dan penggemarnya.

“Secara umum kami puas dengan penyelenggaraan pertama ini, dan akan semakin baik lagi untuk yang akan datang. Para penggemar pun bisa melepas kerinduan pada pemain pujaan dengan menyaksikan para pemain lewat siaran yang ditayangkan saluran Youtube IBL dan FIBA,” ujar Junas dari laman resmi IBL Indonesia, Selasa (19/5/2020).

Sementara itu, Aditya dan Gunawan, mengaku senang karena bisa berpartisipasi dan menjuarai ajang ini. “Saya gembira bisa ikut berpartisipasi di acara ini dan jadi juara,” kata Gunawan. Hal sama disebutkan pula oleh Aditya.

Perasaan serupa dialami peserta lainnya. “Saya having fun ikut IBL Esports Competition. Masuk semifinal sudah cukup buat saya,” kata pemain Pelita Jaya, Adhi Pratama Prasetyo Putra yang kalah dari Gunawan di babak semifinal.

Adhi sempat unggul atas Gunawan ketika dia mengendalikan LA Lakers dengan LeBron James, namun kalah saat harus memakai tim-tim lain. “Saya memang kalau main NBA 2K20 sering pakai LA Lakers. Sekarang harus sering coba mainkan tim lain agar lebih jago kalau tahun depan ikut IBL Esports Competition lagi,” seloroh Adhi.

Kegembiraan juga disebut Surliyadin. Tak masalah dia kalah di babak penyisihan dari pemain Satya Wacana Salatiga, Cassiopeia Manuputty. “Saya fun mengikuti kejuaraan ini, menghilangkan kejenuhan jeda kompetisi,” ujar Itun, sapaan Surliyadin. 



Sumber: Suara Pembaruan