Lanjutan IBL Dicanangkan September-Oktober

Lanjutan IBL Dicanangkan September-Oktober
Ilustrasi Olahraga Basket (Foto: berita satu)
Hendro D Situmorang / CAH Jumat, 12 Juni 2020 | 16:18 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Kompetisi Liga Basket Indonesia atau IBL musim 2020 rencananya bakal dilanjutkan pada 4 September hingga maksimal 5 Oktober mendatang. Keputusan ini disampaikan saat IBL melakukan pertemuan virtual dengan seluruh manajer klub peserta IBL.

"Setelah melakukan pembicaraan intens, semangatnya adalah bagaimana kita mempersiapkan melanjutkan musim 2020 dengan format yang telah disiapkan dimulai dengan babak play off hingga final," kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah dalam keterangannya Jumat (12/6).

Dalam rapat juga disepakati penyelenggaraan akan dilakukan di satu kota dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang berkembang saat ini.

Baca JugaIBL Susun Protokol Jelang New Normal

Kota calon penyelenggara di antaranya adalah Jakarta dan Yogyakarta, namun keputusan akhir pilihan akan terus melihat situasi yang ada di masing-masing kota. Keputusan di satu kota ini diambil karena faktor keamanan dan juga efisiensi pembiayaan.

Untuk lokasi pertandingan menurut Junas kini sudah tinggal dua pilihan GOR Amongrogo Yogyakarta dan Mahaka Arena Jakarta. Yogyakarta saat ini yang terinfeksi Covid-19 paling rendah. Sedangkan Jakarta walau cukup tinggi namun lokasinya memungkinkan untuk menghindari massa.

Ia mengungkapkan, protokol luar biasa detail, tempat tinggal pemain hingga akses kendaraan juga sangat layak. Menurut Junas, IBL memilih GOR dengan fasilitas lengkap, dengan loker pemain, kamar mandi, serta flow pemain, lebih bisa diatur.

"Ruangan pendukung, strelisasi dengan pemain memungkinkan. Tapi semua tergantung kondisi terakhir nanti," kata dia.

Hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah penggunaan pemain asing. Melihat perkembangan yang terjadi di dalam negeri dan di luar negeri, terutama di Amerika Serikat asal mayoritas pemain asing IBL, disepakati untuk opsi kelanjutan dengan pemain lokal.

“IBL mempersiapkan hal-hal yang diharuskan, termasuk dokumen panduan pelaksanaan dan latihan. Namun untuk dapat berjalan harus setelah adanya restu dan pemenuhan persyaratan dari federasi dan pemerintah. Kami terus monitor perkembangan hingga akhir Juni ini," tutup Junas. 

 



Sumber: BeritaSatu.com