Maskapai Penerbangan Mulai Turunkan Harga untuk Rute Domestik

Maskapai Penerbangan Mulai Turunkan Harga untuk Rute Domestik
Foto dokumentasi 15 Mei 2018 ini memperlihatkan pesawat jet Boeing 737 Max8 milik maskapai Garuda Indonesia sedang parkir di Bandara Soekarno Hatta. ( Foto: AFP / HWAN IDAMIN HARAHAP AND IHWAN IDAMIN HARAHAP )
Winda Ayu Larasati / WIN Rabu, 3 April 2019 | 15:39 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan aturan baru terkait harga tiket penerbangan domestik yakni menetapkan tarif batas bawah untuk kelas ekonomi sebesar 35 persen dari tarif batas atas, sebelumnya Kemenhub menetapkan 30 persen. Aturan ini berlaku mulai 1 April 2019 dengan mempertimbangkan aspirasi penerbangan dan perlindungan konsumen.

Jika harga penerbangan rute domestik Rp 1.000.000 maka maskapai tidak diperbolehkan memasang tarif lebih rendah dari 35 persen atau Rp 350.000.

Salah satu maskapai yang sudah menurunkan harga yakni Garuda Indonesia yang telah menurunkan harga sejak (29/3). Penurunan tiket untuk rute Jakarta-Ambon sebesar Rp 2.600.000 dari sebelumnya Rp 3.000.000.

Namun Garuda Indonesia membantah penurunan tersebut bukan karena intervensi pemerintah melainkan untuk mendukung pariwisata dan perekonomian dalam negeri.

"Sudah turun sejak 29 Maret, ini tidak terkait dengan intervensi pemerintah tetapi Garuda mendukung pariwisata dan perekonomian. Penurunan harga ini berlaku untuk semua rute, bisa dilihat harga Garuda bisa di bawah dari Lion Air, Citilink dan Sriwijaya," kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah.

Namun faktanya, masih ada maskapai lain yang belum menurunkan harga tiket, salah satunya Lion Air. Reporter BeritaSatu TV Anggita Wulandewi mencoba mencari tiket rute Jakarta-Bali di salah satu vending machine di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu (3/4/2019) dan hasilnya harga tiket dari Lion Air masih tinggi yakni di kisaran Rp 1.000.000. Begitu pun dengan rute Jakarta-Manado yang biasanya sekira Rp 1.083.000 namun saat ini masih sekira Rp 2.000.000.



Sumber: BeritaSatu TV