Utang Indonesia Mencapai Rp1.944 Triliun
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Utang Indonesia Mencapai Rp1.944 Triliun

Jumat, 29 Juni 2012 | 15:37 WIB
Oleh : B1

Angka tersebut terdiri atas pinjaman luar negeri sebesar Rp639,88 triliun, pinjaman dalam negeri sebesar Rp1,15 triliun, dan penerbitan surat berharga negara sebesar Rp1.304,26 triliun

Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah pusat yang berasal dari pinjaman dan penerbitan surat berharga negara per 31 Mei 2012 telah mencapai Rp1.944,14 triliun.

"Posisi utang per Mei tercatat Rp1.944,14 triliun," ujar Direktur Strategi dan Portofolio Utang Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Scenaider CH Siahaan dalam pemaparan di Jakarta, hari ini.

Scenaider mengatakan bahwa angka tersebut terdiri atas pinjaman luar negeri sebesar Rp639,88 triliun, pinjaman dalam negeri sebesar Rp1,15 triliun, dan penerbitan surat berharga negara sebesar Rp1.304,26 triliun.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan posisi utang pemerintah pada tahun 2011 sebesar Rp1.803,49 triliun dan pada tahun 2010 sebesar Rp1.676,85 triliun.

Menurut dia, tingkat pengelolaan utang pemerintah masih dalam kondisi baik karena rasio utang terhadap GDP masih berada dalam kisaran 24 persen, termasuk paling rendah di antara negara maju dan berkembang.

"Itu menunjukkan Indonesia masih memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajibannya terhadap kreditor," kata Scenaider.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan bahwa pinjaman luar negeri yang dilakukan pemerintah dalam enam tahun terakhir semakin menurun. Namun, penerbitan obligasi dalam negeri terus bertambah.

Penerbitan surat berharga negara berdenominasi rupiah per Mei 2012 tercatat sebesar Rp1.057,52 triliun, atau lebih tinggi dari posisi penerbitan tahun sebelumnya sebesar Rp992,03 triliun.

Menurut Rahmat, penerbitan surat berharga negara semakin meningkat untuk menutupi defisit anggaran serta melakukan pembayaran kembali pinjaman luar negeri yang telah dilakukan pemerintah.

"Kalau dalam bentuk SBN malah bertambah. Kenapa bertambah? Karena APBN-nya masih defisit dan kita merefinance pinjaman luar negeri dengan SBN," ujarnya.

Ia memastikan seandainya anggaran negara tidak mengalami defisit dan terjadi surplus, pemerintah tidak akan menambah utang dalam bentuk pinjaman. Namun, tetap akan menerbitkan obligasi sebagai acuan pasar keuangan.

"Seandainya APBN kita sudah tidak defisit dan surplus, kita tidak ada tambahan utang. Akan tetapi, utang dalam bentuk SBN tetap kita terbitkan karena pasar keuangan memerlukan benchmark," ujarnya

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Gugatan Churcill, Kejagung Tunggu SKK

Yang namanya gugatan arbitrase, kami biasanya yang ditunjuk.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Demutualiasasi Bursa Masih Terkatung-Katung

Aksi korporasi ini tergantung pemerintah.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Ingin likuid, Gapuraprima Bagikan Saham Bonus

Saham bonus tersebut diambil dari kapitalisasi agio saham sebesar Rp106,9 miliar

EKONOMI | 29 Juni 2012

Pacu Kinerja, Tempuran Emas Tidak Bagikan Dividen

Perseroan akan menggunakan laba bersih 2011 sebesar Rp26,6 miliar untuk modal usaha

EKONOMI | 29 Juni 2012

Gapuraprima Bagikan Dividen Rp4,8 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini telah menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 4,8 miliar atau sekitar Rp1,5 per lembar saham

EKONOMI | 29 Juni 2012

Kemenpera Bangun 1.200 Unit Rumah PNS di Maluku Utara

Pembangunan perumahan PNS ini sebagai salah satu jalan pemecahan masalah yang ada di Provinsi Maluku Utara

EKONOMI | 29 Juni 2012

Tambah Kapal, Tempuran Emas Investasi Rp445 Miliar

Saat ini perseroan memilik 19 armada yang rata-rata berusia sekitar 16 tahun. Sementara yang berusia di atas 30 tahun akan terus dikurangi.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Menkeu: Studi Kelayakan JSS Jangan Dikasih ke Swasta

Pemerintah memiliki pengalaman buruk dengan proyek yang dikerjakan swasta.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Kemenperin: Kebijakan Gas Industri Tidak Tegas

Posisi PGN harus ditegaskan dan kebijakannya ditegaskan, apakah monopoli atau open access?

EKONOMI | 29 Juni 2012

Petral Stop Mekanisme Tender Impor BBM

Dalam jangka waktu tertentu akan dilakukan review, misalnya kontrak setahun maka akan dilakukan review sebanyak tiga kali.

EKONOMI | 29 Juni 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS