49 Persen Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Bank
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

49 Persen Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Bank

Kamis, 19 Juli 2012 | 15:25 WIB
Oleh : B1

Masyarakat juga ada yang belum dapat mengakses jasa asuransi, karena tidak memiliki uang

Chief Economist Bank Mandiri Group Destry Damayanti mengatakan, 49 persen penduduk Indonesia belum mempunyai akses terhadap lembaga keuangan.

Dalam Seminar Potensi Keuangan Rumah Tangga Indonesia, di Jakarta, Kamis, Destry menjelaskan, dari sisi rekening tabungan, alasan seseorang belum tersentuh perbankan karena tidak memiliki uang yang persentasenya 79 persen, tidak memiliki pekerjaan (sembilan persen), dan karena tidak merasakan manfaat dari menabung sebesar empat persen.

Dari sisi pemberian pinjaman, alasan seseorang belum dapat mengakses lembaga keuangan disebabkan belum layak mendapatkan pinjaman (60 persen), tidak mau meminjam (20 persen), serta sebesar empat persen tidak memiliki jaminan.

"Masyarakat juga ada yang belum dapat mengakses jasa asuransi, karena tidak memiliki uang, tidak mengetahui mengenai asuransi dan merasa tidak membutuhkan asuransi," kata dia. Karena itu, menurut dia, potensi perbankan memperoleh simpanan dan permintaan pembiayaan dari masyarakat masih sangat cukup besar.

Dia mengharapkan seluruh perbankan dapat melakukan edukasi secara terus menerus untuk membuka akses masyarakat terhadap lembaga keuangan.

Destry mengatakan, kondisi serupa dialami negara berkembang lain, di mana akses finansial masih belum banyak dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhan. Di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur sebesar 59 persen dari populasi penduduknya belum terjangkau layanan finansial.

Destry juga mengatakan, berdasarkan laporan Lembaga Penjamin Simpanan hingga Desember 2011 total simpanan masyarakat di 120 perbankan nasional sebesar Rp2.787 triliun, dengan komposisi kepemilikan dana sebesar 56,4 persen di rekening perorangan atau sektor rumah tangga.

Dia mengatakan untuk total pinjaman masyarakat di perbankan pada 2011 sebesar Rp2.220 triliun, dengan kredit investasi sebesar Rp464 triliun, kredit modal kerja Rp 1.069 triliun, dan kredit konsumsi Rp667 triliun.

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemenkeu Tunjuk 22 Agen Penjual ORI

Penunjukan agen penjual ORI di pasar perdana 2012 itu sehubungan dengan telah berakhirnya masa sanggah terhadap penetapan calon agen penjual ORI 2012

EKONOMI | 19 Juli 2012

Gelar Pasar Murah, BUMN Kucurkan Dana Rp135 Miliar

Pasar murah BUMN pada tahun ini akan digelar pada 1.200 titik di seluruh Indonesia, atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya diselenggarakan pada 900 titik

EKONOMI | 19 Juli 2012

Dahlan Iskan Harap Birokrasi Ikuti Irama Kelas Menengah

Saat ini jumlah kelas menengah di Indonesia semakin meningkat dan telah mencapai 100 juta orang

EKONOMI | 19 Juli 2012

23 Proyek Panas Bumi Terancam Mangkrak

Masih rendahnya harga jual listrik dari pengembang ke PT PLN (Persero) selaku pembeli tunggal

EKONOMI | 19 Juli 2012

Sesi I: Minim Sentimen, IHSG Terkoreksi

Hanya sektor saham keuangan, properti dan perdagangan yang mengalami kenaikan

EKONOMI | 19 Juli 2012

BI: Keuangan Kelas Menengah Bantu Perekonomian

Pasalnya, perilaku rumah tangga terhadap alokasi sumber daya yang dimilikinya, termasuk tabungan dan keputusan pengeluaran, dapat mempengaruhi harga pasar

EKONOMI | 19 Juli 2012

Gita Wirjawan: Meski Krisis, Kita Tidak Anti Impor

Kita akan membentuk lokalisasi dan content produk dalam negeri, selain juga meningkatkan konsumsi domestik

EKONOMI | 19 Juli 2012

Dipisah, Proyek Jembatan dan Kawasan Selat Sunda

Pemerintah tidak akan merevisi Perpres tersebut karena semua permasalahan terkait studi kelayakan tersebut akan dibahas dalam tim khusus

EKONOMI | 19 Juli 2012

Akuisisi Bank Danamon oleh DBS Bank Bakal Mulus

DBS memiliki posisi modal yang kuat dengan peringkat kredit AA dan Aa1, atau posisi rating tertinggi di kawasan Asia Pasifik

EKONOMI | 19 Juli 2012

Harga Emas Turun Lagi

Namun terlihat indikasi pelemahan dollar AS maka harus diwaspadai potensi rebound jika harga melampaui level resisten US$1584 dengan target kembali ke level US$1598-US$1600

EKONOMI | 19 Juli 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS