ACE Limited Resmi Kuasai Asuransi Jaya Proteksi US$130 Juta
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

ACE Limited Resmi Kuasai Asuransi Jaya Proteksi US$130 Juta

Selasa, 18 September 2012 | 19:15 WIB
Oleh : B1

Pada 2011, total pendapatan premi bruto JaPro sebesar Rp1,19 triliun, tumbuh sebesar 34 persen dibandingkan tahun 2010.

ACE Limited, perusahaan asal Swiss resmi mengakuisisi PT Asuransi Jaya Proteksi sebesar US$130 juta melalui penandatanganan akta jual beli antara pemegang saham PT Asuransi Jaya Proteksi (JaPro) dengan perwakilan ACE Limited pada 18 September 2012.

Hal itu dilakukan setelah rencana akuisisi ACE INA International Holdings Ltd (AIIH) – grup perusahaan ACE Limited – terhadap JaPro, disetujui oleh Bapepam-LK pada 31 Agustus 2012.

Direktur Utama JaPro Sujaya Dinata Pangestu mengatakan, dalam kesepakatan tersebut, ACE akan memiliki 80 persen saham JaPro, sementara 20 persen masih dimiliki oleh pemegang saham JaPro sebelumnya. “Langkah akuisisi ini merupakan kesepakatan kemitraan strategis," kata Sujaya dalam siaran persnya, Selasa (18/9).

Pada 13 Juni 2012, ACE Limited, perusahaan asuransi terkemuka dari Swiss secara resmi mengumumkan rencana untuk mengakuisisi JaPro sebesar US$130 juta. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2011, total pendapatan premi bruto JaPro sebesar Rp1,19 triliun, tumbuh sebesar 34 persen dibandingkan tahun 2010.

Sujaya menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong JaPro sepakat bermitra dengan perusahaan asuransi asing tersebut adalah peningkatan kapasitas bisnis dan kapasitas reasuransi. Selain itu, JaPro memerlukan terobosan bidang teknologi.

Saat ini, asuransi JaPro melayani produk asuransi properti, motor, kecelakaan dan kesehatan serta jaminan asuransi komersial yang meliputi angkutan laut (marine cargo).

Menurut dia, layanan dan produk-produk asuransi JaPro tersebut dinilai cocok dengan produk asuransi yang dipasarkan ACE Limited. Dengan demikian, akuisisi tersebut memungkinkan ACE untuk melakukan diversifikasi bisnis di Indonesia.

“Kami optimistis dengan kesepakatan ini, karena JaPro melengkapi bisnis ACE di Indonesia yang meliputi asuransi jiwa, properti komersial dan bisnis, kecelakaan, serta risiko bisnis,” ungkap Regional President ACE Asia Pacific Damien Sullivan.



BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Krisis Global Tekan Pertumbuhan Penerimaan Pajak

Hal ini dinilai merupakan salah satu tanda mulai terasanya dampak krisis ekonomi global.

EKONOMI | 18 September 2012

RI-Vietnam Tingkatkan Kerjasama Perdagangan

Pertumbuhan perdagangan kedua negara rata-rata sebesar 18 persen selama periode 2007-2011.

EKONOMI | 18 September 2012

Januari-Agustus Produksi CPO Astra Agro Naik 9,9 Persen

Kenaikan produksi CPO ditopang naiknya produksi TBS (tandan buah segar) yang dipanen perseroan sebesar 11,1 persen menjadi 3,4 juta ton.

EKONOMI | 18 September 2012

Chrysler Indonesia Raih ISO 9001:2008

Menargetkan sertifikasi kepuasan pelanggan dari J. D. Power Asia Pacific pada 2013

EKONOMI | 18 September 2012

IHSG Tertekan 31 Poin di Zona Merah

Seluruh pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam sektor pertambangan sebesar 1,4 persen.

EKONOMI | 18 September 2012

Penurunan Daya Saing Karena Politik Anggaran Tidak Fokus

Pemerintah dinilai tidak fokus membangun infrastruktur sehingga tidak mendukung industri dalam negeri.

EKONOMI | 18 September 2012

2030, Ekonomi RI Bisa Salip Jerman dan Inggris

Pertumbuhan kelas konsumen di Indonesia berdampak pada naiknya permintaan di sektor energi dan infrastruktur.

EKONOMI | 18 September 2012

BKPM Sasar Investasi dari Australia

Data BKPM per Juli 2012, pengajuan PMA di Indonesia sudah mencapai sekitar US$20 miliar.

EKONOMI | 18 September 2012

Pemerintah Kaji Ulang Mekanisme Pemberian Subsidi

Tingginya harga BBM non subsidi harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

EKONOMI | 18 September 2012

Kenaikan Tarif Listrik Bebankan Industri TPT

Kenaikan TTL sangat diskriminatif karena pengguna listrik 900 watt ke bawah tidak mengalami peningkatan.

EKONOMI | 18 September 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS