Kontrak PTDI Tembus Rp8,2 Triliun
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kontrak PTDI Tembus Rp8,2 Triliun

Rabu, 19 September 2012 | 12:58 WIB
Oleh : B1

Kontrak tersebut berasal dari pesanan pesawat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Udara (AU).


PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memperkirakan akan mendapat kontrak sebesar Rp8,2 triliun pada tahun 2012.

Kontrak tersebut berasal dari pesanan pesawat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Udara (AU).

Asisten Direktur Utama Bidang Sistem Jaminan Mutu PT Dirgantara Indonesia, Soni Saleh Ibrahim, mengatakan, sepanjang sejarah, nilai kontrak tersebut merupakan yang terbesar. “Ini seiring niat pemerintah memberdayakan industri strategis,” kata Soni di Bandung, Selasa (18/9).

Soni memaparkan, kontrak itu terdiri dari pemesanan sembilan pesawat CN 295 untuk TNI Angkatan Udara, 25 unit helikopter Bell 412 EP untuk TNI Angkatan Darat, serta 6 unit helikopter EC 725 pesanan TNI Angkatan Udara.

Nilai kontrak itu meningkat dari pemesanan 2011 sekitar Rp1 triliun. Adapun pemesanan pada tahun lalu, terdiri dari 1 unit pesawat NC 212-400 dengan konfigurasi pembuat hujan dari Thailand, 3 unit helikopter Bell 412 EP dari TNI Angkatan Laut, 4 unit helikopter Bell 412 EP dari TNI Angkatan Darat, serta 2 helikopter Super Puma NAS 332 dari TNI Angkatan Udara.

Untuk mengantisipasi banyaknya pesanan, kata Sony,PTDI mulai melakukan rekrutmen tenaga teknik baru. Sebelumnya, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Dirgantara Indonesia, Sukatwikanto mengatakan perekrutan itu akan dilakukan bertahap hingga tahun 2015 mendatang.

PT Dirgantara Indonesia menargetkan rekrutmen rata-rata 300 orang setiap tahunnya terhitung mulai tahun 2012 ini.

Saat ini PTDI memiliki 2 ribu tenaga kerja muda dan 2 ribu orang yang bakal selesai masa kerjanya pada 2020 mendatang. Manajemen memutuskan untuk membuka rekrutmen serta pelatihan bagi para tenaga kerja baru. “Rekrutmen itu dibutuhkan untuk regenerasi,” tambah Sukatwikanto.

PT Dirgantara Indonesia juga melakukan roadshow ke berbagai perguruan tinggi untuk menyosialisasikan program rekrutmen ini. “Kami sudah jalan ke Universitas Hasanudin di Makassar serta Universitas Udayana di Bali. Selanjutnya akan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan,” tutur Sukatwikanto.

Terkait produksi pesawat tahun 2013-2014, Soni mengatakan, pihaknya bakal mengerjakan 11 unit helikopter anti kapal selam untuk TNI Angkatan Laut, 3 unit helikopter Bell 412 EP untuk Polisi Udara.

Selanjutnya 2 unit CN 235 anti kapal selam, 2 unit CN 235 versi military transport, serta 2 pesawat NC 212-200 untuk Filipina Air Force, serta 3 unit CN 235 untuk Brunei Royal Air Force. “Nilai kontraknya sekitar Rp2,5 triliun,” tambah Soni.

Untuk mengerjakan pesanan tersebut, PT Dirgantara membutuhkan belanja modal sekitar 60 persen dari nilai kontrak. “Pembuatan satu pesawat itu memakan antara 6 ribu hingga 10 ribu jam kerja, tergantung jenis pesawatnya,” terang dia.




BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Komisi XI DPR Setujui Rights Issue BTN Rp2,25 T

Dengan disetujuinya rights issue, maka BTN akan melaksanakan program yang sudah direncanakan yakni menggerakkan sektor riil melalui peningkatan kredit.

EKONOMI | 19 September 2012

Sesi Siang Indeks Berhasil Rebound 26 Poin

Mayoritas pergerakan sektor saham menguat dengan kenaikan tertinggi saham sektor pertambangan sebesar 2,0 persen.

EKONOMI | 19 September 2012

Awas, Jebakan Tagihan Pulsa di Mancanegara

Telkomsel merupakan market leader di Indonesia, dengan jumlah pelanggan mencapai 120 juta atau sekitar 42,7% dari pasar nasional

EKONOMI | 19 September 2012

ASEAN Komitmen Terapkan Transparansi Keuangan Negara

Lembaga pemeriksa keuangan negara ASEAN memandang perlu membentuk asosiasi baru di bidang pemeriksaan keuangan negara di kawasan ASEAN.

EKONOMI | 19 September 2012

BI: Keseimbangan Ekonomi Bagus

BI mewaspadai kredit properti, kartu kredit, dan kredit otomotif yang tumbuh terlampau tinggi

EKONOMI | 19 September 2012

PTDI Beli Mesin Baru Pembuat Pesawat

Pembelian mesin baru juga seiring visi PTDI melakukan pembenahan internal melalui program restrukturisasi.

EKONOMI | 19 September 2012

Kembali Melantai di Bursa, Saham JAL Langsung Melesat

Nilai kapitalisasi pasar maskapai yang bermarkas di Tokyo ini mencapai US$8,86 miliar.

EKONOMI | 19 September 2012

Profit Taking Landa Pembukaan IHSG

Aksi profit taking lanjutan dipicu penyelesaian krisis utang Eropa yang belum menemui titik terang.

EKONOMI | 19 September 2012

Henan Putihrai: IHSG Dibayangi Sentimen Regional

Pergerakan IHSG sejalan dengan indeks bursa regional yang pagi ini bergerak mixed.

EKONOMI | 19 September 2012

Oso Securities: Indeks Cenderung Mixed

Profit taking diperkirakan akan kembali terjadi mengingat kenaikan indeks pada akhir pekan lalu cukup tinggi serta sudah memasuki area overbought.

EKONOMI | 19 September 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS