Novo Nordisk-Kemkes Luncurkan “Blueprint for Change” untuk Penanganan Diabetes
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Novo Nordisk-Kemkes Luncurkan “Blueprint for Change” untuk Penanganan Diabetes

Selasa, 3 September 2013 | 13:36 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Diabetes Melitus (DM), penyakit tidak menular (PTM) adalah ancaman serius bagi kesehatan. DM dapat menimbulkan kebutaan, gagal ginjal, kaki diabetes (gangrene) sehingga harus diamputasi, penyakit jantung, dan stroke.

Menurut laporan terbaru dari perusahaan pengobatan diabetes, Novo Nordisk, saat ini terdapat 7.6 juta orang Indonesia yang mengidap diabetes, namun hanya 41% yang telah terdiagnosa. Sebanyak 39%-nya menjalani perawatan dan kurang dari satu persennya mencapai sasaran pengobatan diabetes.

Kenyataan ini tentunya sangat mengkhawatirkan dan perlu diubah dengan segera melalui aksi nyata bersama. Bila tidak, hilangnya nyawa dan produktivitas sebagai konsekuensi diabetes yang tidak dirawat akan berdampak negatif pada status kesehatan dan kemajuan ekonomi Indonesia.

Mengatasi hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Novo Nordisk meluncurkan laporan "Blueprint for Change" guna memahami kolaborasi pemangku kepentingan terkait dapat mengubah situasi diabetes di Indonesia.

Laporan ini mengidentifikasi empat hambatan utama dalam diabetes dan menunjukkan bagaimana para pemangku kepentingan dapat mencapai hasil yang lebih baik, kesehatan yang lebih baik dan nilai bersama di Indonesia dengan bekerja sama.

“Novo Nordisk telah menjalin kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kapasitas dan menciptakan kesadaran. Sejauh ini kami telah melatih lebih dari 5.000 dokter dan mencapai 68.000 pasien melalui program edukasi. Upaya kami membuahkan hasil, tetapi belum cukup untuk mewujudkan ambisi mengubah diabetes karena terlalu banyak pengidap diabetes yang tidak terkontrol dan beresiko terkena komplikasi akhir yang parah,” ujar Sandeep Sur, Direktur Novo Nordisk Indonesia dalam acara diskusi dan peluncuran Blueprint of Change di Jakarta, Selasa (3/9).

Sebagai contoh, laporan Blueprint menunjukkan bahwa hanya satu dari delapan orang yang membutuhkan insulin mendapatkannya. “Laporan ini membantu kita memahami permasalahan diabetes di Indonesia, tetapi temuannya akan mubazir apabila tidak disambut dengan aksi nyata bersinergi dari seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Empat hambatan utama dalam diabetes adalah rendahnya pengetahuan akan pencegahan dan pengobatan diabetes, ketidakrataan penyediaan dan kebutuhan kesehatan, terbatasnya sumber daya dalam sistem kesehatan publik, dan terbatasnya jumlah pasien yang mendapatkan pengobatan diabetes yang tepat. Karena itu, peningkatan angka orang yang terdiagnosa, terawat dan terkontrol diabetesnya menjadi sangat krusial di Indonesia.

Sementara itu, salah satu kegiatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dalam pengendalian DM adalah monitoring dan deteksi dini faktor risiko DM di Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM dan implementasi prilaku cerdik. “Cerdik itu mempunyai makna, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress,” terang Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan RI, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P (K), MARS, DTM&H, DTCE.

Laporan Blueprint mengindikasikan, mengubah diabetes bisa berdampak luas bagi Indonesia. Secara spesifik, deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat mencegah 37.500 serangan jantung yang disebabkan diabetes, 405.200 gagal ginjal yang disebabkan diabetes dan menghemat biaya pengobatan diabetes sebanyak 5,8 miliar dolar.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Masih Ada Kasus Gizi Buruk di Jakarta, Pemprov Berdayakan Puskesmas dan Posyandu

"Seluruh Puskesmas di DKI Jakarta ada program penanganan gizi buruk. Diberi makanan dengan kalori yang sudah dihitung selama 90 hari secara gratis," kata Ahok.

KESEHATAN | 3 September 2013

Unsur Penting dalam Menu Sarapan Pagi

Mengonsumsi makanan yang cukup di pagi hari dapat memberi asupan energi yang cukup untuk beraktivitas.

KESEHATAN | 3 September 2013

Konsumsi Jus Buah Setiap Hari Naikkan Risiko Diabetes

Orang yang mengonsumsi satu porsi buah dua kali sepekan, terutama blueberry, anggur, dan apel, risiko mengidap diabetes tipe 2-nya turun hingga 23 persen

KESEHATAN | 3 September 2013

Vaksin Pentavalen Tak Timbulkan Efek Berbahaya

vaksin jenis baru tersebut telah lulus uji BPOM dan IDI.

KESEHATAN | 3 September 2013

Industri Farmasi Tanyakan Sistem Pembayaran SJSN

Obat-obatan itu nanti berada dalam tingkat harga berapa, dan bagaimana cara pembayarannya? Itu masih belum jelas sampai sekarang.

KESEHATAN | 3 September 2013

Raisa Atasi Scoliosis dengan Pilates

Raisa mengaku, rajin melakukan pilates untuk membantu mengoreksi scoliosis-nya.

KESEHATAN | 3 September 2013

Survei: Belanja Kesehatan dan Kemiskinan Pemda Mengecewakan

Belanja terbanyak dalam bidang kesehatan dilakukan provinsi Bangka Belitung dan itupun hanya sekitar Rp 170.000,- per orang setiap tahun.

KESEHATAN | 2 September 2013

Periksa Gigi Gratis di Bulan Kesehatan Gigi Nasional

BKGN 2013 akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai 12 September hingga 20 November di beberapa universitas di Jakarta dan kota-kota lain.

KESEHATAN | 2 September 2013

Masih Ada Bayi Gizi Buruk di Jakarta

"Tiap hari kami hanya makan dari beras raskin dengan lauk tahu dan tempe. Bisa makan saja sudah syukur, bagaimana mau beli susu atau buah," katanya.

KESEHATAN | 2 September 2013

Siasat Biologis Agar Mudah Bangun Pagi

Sinar matahari berperan sangat besar untuk bangun pagi lebih mudah.

KESEHATAN | 2 September 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS