Perilaku "Cerdik", Solusi Atasi Diabetes Melitus
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Perilaku "Cerdik", Solusi Atasi Diabetes Melitus

Selasa, 3 September 2013 | 15:16 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Diabetes Melitus (DM) sebagai salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat, baik secara global, regional, nasional dan lokal.

Global status report on NCD World Health Organization (WHO) 2010 melaporkan, 60 persen penyebab kematian semua umur di dunia adalah karena PTM. Sementara DM menduduki peringkat ke-6 sebagai penyebab kematian.

Sekitar 1,3 juta orang meninggal akibat diabetes dan empat persen meninggal sebelum usia 70 tahun. Di Indonesia sendiri, diperkirakan pada tahun 2030 akan ada 21,3 juta jiwa penyandang DM.

“International Diabetes Federation(IDF) menyatakan bahwa lebih dari 371 juta orang di dunia yang berumur 20-79 tahun memiliki diabetes. Sedangkan Indonesia merupakan negara urutan ke-7 dengan prevalensi diabetes tertinggi di bawah China, India, USA, Brasil, Rusia, dan Meksiko,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P (K), MARS, DTM&H, DTCE, dalam acara Blueprint for Change, yaitu sebuah laporan studi mengenai penyakit diabetes hasil kerja sama dengan Novo Nordisk di lingkungan Kemkes RI, Selasa (3/9).

Mengingat besarnya masalah diabetes melitus tersebut, Kemkes memprioritaskan pengendalian DM di antara gangguan penyakit metabolik lainnya selain penyakit penyerta seperti hipertensi, jantung koroner dan stroke. “Kementerian Kesehatan saat ini fokus pada pengendalian faktur risiko DM melalui upaya promotif dan preventif dengan tidak mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif,” tegasnya.

Salah satu kegiatan Kemkes dalam pengendalian DM adalah monitoring dan deteksi dini faktor risiko DM di Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM dan implementasi perilaku CERDIK. CERDIK itu mempunyai makna, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

“Posbindu PTM merupakan kegiatan peran serta masyarakat dalam pengendalian faktor risiko DM secara mandiri dan berkelanjutan. Saat ini sudah terdapat 7.225 Posbindu di seluruh Indonesia,” ujar Tjandra.

Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ikut hadir dalam peluncuran Blueprint of Change juga mengingatkan untuk mengoptimalkan fungsi Posbindu, khususnya di Jakarta.

“Yang paling penting sekarang adalah membantu memberitahu warga tentang kondisi kesehatannya. Karena kalau sudah tahu, dia bisa diobati dengan baik dan menjalani diet yang baik sehingga bisa tetap hidup normal seperti yang lain,” ujar dia.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Novo Nordisk-Kemkes Luncurkan “Blueprint for Change” untuk Penanganan Diabetes

Laporan ini membantu kita memahami permasalahan diabetes di Indonesia, tetapi akan mubazir bila tidak disambut dengan aksi nyata bersinergi semua pihak.

KESEHATAN | 3 September 2013

Masih Ada Kasus Gizi Buruk di Jakarta, Pemprov Berdayakan Puskesmas dan Posyandu

"Seluruh Puskesmas di DKI Jakarta ada program penanganan gizi buruk. Diberi makanan dengan kalori yang sudah dihitung selama 90 hari secara gratis," kata Ahok.

KESEHATAN | 3 September 2013

Unsur Penting dalam Menu Sarapan Pagi

Mengonsumsi makanan yang cukup di pagi hari dapat memberi asupan energi yang cukup untuk beraktivitas.

KESEHATAN | 3 September 2013

Konsumsi Jus Buah Setiap Hari Naikkan Risiko Diabetes

Orang yang mengonsumsi satu porsi buah dua kali sepekan, terutama blueberry, anggur, dan apel, risiko mengidap diabetes tipe 2-nya turun hingga 23 persen

KESEHATAN | 3 September 2013

Vaksin Pentavalen Tak Timbulkan Efek Berbahaya

vaksin jenis baru tersebut telah lulus uji BPOM dan IDI.

KESEHATAN | 3 September 2013

Industri Farmasi Tanyakan Sistem Pembayaran SJSN

Obat-obatan itu nanti berada dalam tingkat harga berapa, dan bagaimana cara pembayarannya? Itu masih belum jelas sampai sekarang.

KESEHATAN | 3 September 2013

Raisa Atasi Scoliosis dengan Pilates

Raisa mengaku, rajin melakukan pilates untuk membantu mengoreksi scoliosis-nya.

KESEHATAN | 3 September 2013

Survei: Belanja Kesehatan dan Kemiskinan Pemda Mengecewakan

Belanja terbanyak dalam bidang kesehatan dilakukan provinsi Bangka Belitung dan itupun hanya sekitar Rp 170.000,- per orang setiap tahun.

KESEHATAN | 2 September 2013

Periksa Gigi Gratis di Bulan Kesehatan Gigi Nasional

BKGN 2013 akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai 12 September hingga 20 November di beberapa universitas di Jakarta dan kota-kota lain.

KESEHATAN | 2 September 2013

Masih Ada Bayi Gizi Buruk di Jakarta

"Tiap hari kami hanya makan dari beras raskin dengan lauk tahu dan tempe. Bisa makan saja sudah syukur, bagaimana mau beli susu atau buah," katanya.

KESEHATAN | 2 September 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS