10 Gejala Penyakit Demensia
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

10 Gejala Penyakit Demensia

Rabu, 4 September 2013 | 22:11 WIB
Oleh : Aisya Putrianti / B1

Jakarta - Demensia adalah kondisi di mana otak mengalami penurunan kemampuan secara mental dan pikiran. Seseorang yang terkena Dimensia secara perlahan akan mengalami kondisi kemunduran mental, bahkan bisa seperti anak-anak lagi.

Demensia berbeda dengan proses penuaan normal atau yang biasa kita sebut dengan pikun. Kondisi Dimensia berproses, memakan waktu kurang lebih 10 hingga 20 tahun dan biasanya penderita mengalami kondisi akut seperti lupa pada hal paling penting sekalipun. Sementara pada pikun biasa, atau orang yang memang memilki sifat pelupa, biasanya mereka tetap mengingat hal-hal penting, dan hal-hal detail luput dari perhatian mereka.

Untuk lebih jelasnya, ada 10 tanda saat seseorang dapat dipastikan mengalami kondisi Demensia.

1. Gangguan daya ingat. Penderita demensia akan menanyakan hal yang sama terus-menerus dan lupa akan hal-hal sederhana seperti lupa menaruh barang, lupa tanggal, atau lupa nama orang terdekat.

2. Sulit fokus. Orang yang terkena demensia akan sulit memfokuskan dirinya dalam melakukan aktivitas sehari-hari padahal biasanya ia lancar melakukannya. Misalkan kesulitan menghitung uang, memasak, mengetik kalkulator, memakai baju, dan lain-lain.

3. Sulit melakukan kegiatan familiar. Penderita demensia mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan familiar seperti menyendokkan makanan ke mulut, menyapu, atau membaca koran.

4. Disorientasi. Penderita merasa bingung terhadap waktu, di mana ia sedang berada, dan tidak tahu jalan pulang ke rumahnya.

5. Kesulitan memahami visuo spasial, contohnya sulit membaca, mengukur jarak, dan tidak dapat membedakan nominal uang. Singkatnya penderita Demensia tidak dapat memahami perbedaan yang ditunjulkan dalam visual.

6. Gangguan berkomunikasi seperti sulit menemukan pada padanan kata yang tepat, memilih kata-kata yang terlampau sederhana,bahkan sulit mengucapkan sesuatu.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya.

8. Salah membuat keputusan.

9. Menarik diri dari pergaulan.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian.

Demensia bukanlah sesuatu yang datang secara mendadak dan memberi dampak saat itu juga, melainkan secara bertahap namun dapat berakibat fatal. Maka itu sangat diperlukan pencegahan dan deteksi untuk kondisi ini. Pencegahan paling manjur dan murah adalah dengan berolahraga rutin setidaknya tiga kali dalam seminggu selama 30 menit.

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mengenal Lebih Dekat Penyakit Alzheimer dan Demensia

Demensia adalah suatu kondisi di mana kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran.

KESEHATAN | 4 September 2013

Pakai Kacamata Hitam Bisa Cegah Migrain

Migrain seringkali muncul saat mata melihat pola tertentu atau cahaya yang sangat terang.

KESEHATAN | 4 September 2013

Hanya 12,5 Persen Penderita Diabetes Dapatkan Insulin

Ada 7,6 juta orang Indonesia yang mengidap diabetes.

KESEHATAN | 4 September 2013

Mayoritas Penderita Hepatitis Usia Produktif

Tingginya penderita hepatitis C pada usia produktif, tentu akan mempengaruhi perekonomian negara.

KESEHATAN | 4 September 2013

Waspada, Hepatitis Tak Miliki Gejala Spesifik

Gejala penyakit ini baru akan muncul setelah menjadi semakin parah atau sekitar sepuluh tahun kemudian.

KESEHATAN | 3 September 2013

World Toilet Summit 2013 Diselenggarakan di Solo

Indonesia menjadi negara kedua terbanyak praktik BAB sembarangan setelah India.

KESEHATAN | 3 September 2013

RSUD Banten Mulai Layani Pasien

RSUD Banten telah memiliki 39 dokter spesialis, 22 dokter umum, 4 dokter gigi, 164 perawat, 117 bidan serta tenaga lainnya.

KESEHATAN | 3 September 2013

Strategi Pemprov DKI Hentikan Laju Diabetes

Saat ini Jakarta sudah punya banyak Pos Pembinaan Terpadu untuk monitoring dan deteksi dini faktor risiko diabetes.

KESEHATAN | 3 September 2013

Vaksin HPV Cegah Risiko Kanker Serviks

"Vaksin HPV ini tentu aman karena sudah dilemahkan dan dibuat dari cangkang virus, bukan dari inti virusnya."

KESEHATAN | 3 September 2013

Perilaku "Cerdik", Solusi Atasi Diabetes Melitus

CERDIK bermakna Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

KESEHATAN | 3 September 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS