TP2RKOKI Minta Revolusi Sistem Perawatan Kesehatan Segera Digalakkan
INDEX

BISNIS-27 491.129 (9.18)   |   COMPOSITE 5612.42 (79.91)   |   DBX 1062.36 (-1.84)   |   I-GRADE 161.886 (3.22)   |   IDX30 478.794 (9.92)   |   IDX80 126.714 (2.25)   |   IDXBUMN20 355.426 (7.51)   |   IDXG30 131.028 (1.72)   |   IDXHIDIV20 432.126 (8.5)   |   IDXQ30 139.823 (2.92)   |   IDXSMC-COM 243.691 (2.28)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (4.07)   |   IDXV30 122.487 (2.67)   |   INFOBANK15 946.8 (22.65)   |   Investor33 412.464 (8.16)   |   ISSI 165.112 (1.49)   |   JII 597.802 (5.6)   |   JII70 206.187 (2.13)   |   KOMPAS100 1134.88 (19.8)   |   LQ45 883.061 (16.84)   |   MBX 1552.46 (25.82)   |   MNC36 308.511 (5.94)   |   PEFINDO25 308.232 (2.97)   |   SMInfra18 281.756 (4.78)   |   SRI-KEHATI 352.482 (7.13)   |  

TP2RKOKI Minta Revolusi Sistem Perawatan Kesehatan Segera Digalakkan

Rabu, 10 September 2014 | 19:37 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Ketua Tim Penyelamat dan Pengawas Regulasi Kosmetika Obat Kesehatan Indonesia (TP2RKOKI), Mohammad Ismail mengharap segera dimulainya revolusi sistem pengelolaan perawatan kesehatan di Indonesia, sehingga akan lahir generasi yang lebih kuat dan sehat.

Lewat revolusi perawatan kesehatan ini, semangat yang semula membangun perawatan kesehatan dengan berpusat pada penyakit dan berorientasi pada obat-obatan kimiawi maupun herbal, beralih pada pembahasan yang berpusat pada perawatan kesehatan.

"Artinya setiap individu perlu memancing kemampuan yang ada dalam dirinya agar tetap sehat tanpa obat-obatan kimiawi," kata Mohammad Ismail dalam acara diskusi kesehatan "Revolusi Sistem Perawatan Kesehatan di Indonesia untuk Melahirkan Generasi Sehat & Kuat Mandiri Secara Universal" di Hotel Harris, Jakarta, Rabu (10/9).

Menurutnya, revolusi Perawatan Kesehatan ini bukan lagi berbicara tentang siapa yang membiayai dan membayar perawatan kesehatan bila kita sakit, melainkan tentang bagaimana caranya supaya tidak perlu minum obat dan tidak perlu sakit lagi.

"Pemerintah harus mulai membangun rakyatnya agar sehat dan kuat secara mandiri, yang keluar dari dalam dirinya sendiri," tegasnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Prof Ahmad Husain Asdie SpPD mengatakan, penyembuhan setiap penyakit sebetulnya dapat dilakukan melalui pendekatan spiritual. Intinya adalah menyadari sepenuhnya bahwa seluruh penyakit dan kesembuhan itu datangnya dari Tuhan.

"Sakit adalah pemberitahuan Allah bahwa ada kesalahan yang telah kita lakukan. Sehingga kita harus menemukan kesalahan diri tersebut, mengakuinya dan memperbaiki diri, kemudian memohon untuk dimaafkan agar diberi kesembuhan," ujar konsultan di Yayasan Kesehatan Telkom tersebut.


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Masalah Gangguan Ingatan Ternyata Lebih Banyak Menyerang Wanita

Gangguan ini umumnya menyerang di atas usia 65 tahun.

KESEHATAN | 10 September 2014

IDI Mewaspadai Kemungkinan Ebola Masuk ke Indonesia

"Tetap waspada, bila virus tersebut menyebar bisa berbahaya."

KESEHATAN | 10 September 2014

Kenali 10 Gejala Demensia

Gangguan ini menyerang satu dari sepuluh orang berusia di atas 65 tahun.

KESEHATAN | 10 September 2014

Orang dengan Skizofrenia Bisa Pulih Sepenuhnya

Rangkaian recoveri dimulai dari terapi obat-obatan dan dilanjut dengan terapi fungsi kognitif.

KESEHATAN | 10 September 2014

DBD Masih Tinggi, Pemkot Jakarta Utara Sosialisasikan Pencegahan

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara sendiri merilis angka DBD dari awal tahun sampai bulan Agustus mencapai 915 kasus.

KESEHATAN | 10 September 2014

Penanganan Cepat dan Tepat Bayi Prematur Meminimalkan Dampak Negatif

Dengan minimnya pengetahuan dan informasi, penanganan dan perawatan bayi prematur kadang menjadi kurang optimal.

KESEHATAN | 10 September 2014

Omni Hospital Pulomas Hadirkan Pusat Kemoterapi

Omni Hospital Pulomas menghadirkan fasilitas Chemo Center atau Pusat Kemoterapi.

KESEHATAN | 10 September 2014

Inilah Penyebab Terjadinya Penyakit Jiwa Skizofrenia

Selain faktor genetik, kondisi pra-kelahiran juga memberi kontribusi terhadap terjadinya skizofrenia.

KESEHATAN | 9 September 2014

Obat Herbal Indonesia Mulai Dilirik Pasar Global

Perlu adanya peningkatan produksi obat herbal dalam negeri untuk memenuhi permintaan pasar.

KESEHATAN | 9 September 2014

Kenali Gejala Awal Penyakit Jiwa Skizofrenia

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi gangguan jiwa berat, termasuk skizofrenia, mencapai 1-2 orang dari 1.000 warga di Indonesia.

KESEHATAN | 9 September 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS