WHO: Angka Bunuh Diri di Indonesia Capai 10.000 Per Tahun
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

WHO: Angka Bunuh Diri di Indonesia Capai 10.000 Per Tahun

Kamis, 11 September 2014 | 17:25 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat, angka bunuh diri di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Pada 2010 mencapai 1,8 per 100.000 jiwa atau sekitar 5.000 orang per tahun. Kemudian pada 2012, estimasinya meningkat jadi 4,3 per 100.000 jiwa atau sekitar 10.000 per tahun.

"Bunuh diri menjadi penyebab utama kematian secara global nomor lima di antara mereka yang berusia 30-49 tahun. Bahkan bunuh diri menyumbang 1,4 persen dari semua kematian di seluruh dunia," ujar Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI dr Eka Viora, SpKJ, di Jakarta, Kamis (11/9).

WHO juga mencatat, negara-negara berpenghasilan tinggi mempunyai tingkat bunuh diri lebih tinggi yaitu 12,7 per 100.000 jiwa. Adapun tingkat bunuh diri di negara berpenghasilan rendah atau menengah sebanyak 11,2 per 100.000 jiwa.

"Secara global, setiap tahunnya lebih dari 800.000 orang meninggal karena bunuh diri, atau 1 kematian setiap 40 detik. Angka ini berdasar penelitian selama 10 tahun di 172 negara," kata Eka.

"Jumlah nyawa hilang setiap tahun karena bunuh diri ini melebihi jumlah kematian akibat pembunuhan dan peperangan," Eka melanjutkan.

Menurut dia, bunuh diri adalah masalah yang kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti psikologis, sosial, biologis, budaya dan lingkungan. Karena itu, terhubung dengan berbagai sumber sangat penting untuk individu yang mungkin rentan terhadap bunuh diri.

Tahun ini, hari pencegahan bunuh diri internasional yang diperingati setiap 10 September mengangkat tema "One World Connected". "Tema ini mencerminkan fakta bahwa koneksi penting di setiap tingkatan jika kita ingin memerangi bunuh diri," kata Eka.

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspada Penyebab Awal Bunuh Diri

Masyarakat diminta lebih peka terhadap orang-orang di sekilingnya yang menunjukkan gejala depresi.

KESEHATAN | 11 September 2014

Puluhan Pasien BPJS Antre Seharian Demi Berobat

Puluhan Pasien BPJS Antre Seharian Demi Berobat

KESEHATAN | 11 September 2014

BPJS Kesehatan Optimalkan Sistem Rujukan Berjenjang

BPJS Kesehatan perlu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

KESEHATAN | 11 September 2014

Begini Cara Turunkan Risiko Hilang Ingatan saat Lansia

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi, yaitu tekanan darah tinggi, diabetes mellitus dan resistensi insulin, dyslipidemia, merokok, obesitas, dan gagal jantung.

KESEHATAN | 10 September 2014

TP2RKOKI Minta Revolusi Sistem Perawatan Kesehatan Segera Digalakkan

Pemerintah harus mulai membangun rakyatnya agar sehat dan kuat secara mandiri, yang keluar dari dalam dirinya sendiri.

KESEHATAN | 10 September 2014

Masalah Gangguan Ingatan Ternyata Lebih Banyak Menyerang Wanita

Gangguan ini umumnya menyerang di atas usia 65 tahun.

KESEHATAN | 10 September 2014

IDI Mewaspadai Kemungkinan Ebola Masuk ke Indonesia

"Tetap waspada, bila virus tersebut menyebar bisa berbahaya."

KESEHATAN | 10 September 2014

Kenali 10 Gejala Demensia

Gangguan ini menyerang satu dari sepuluh orang berusia di atas 65 tahun.

KESEHATAN | 10 September 2014

Orang dengan Skizofrenia Bisa Pulih Sepenuhnya

Rangkaian recoveri dimulai dari terapi obat-obatan dan dilanjut dengan terapi fungsi kognitif.

KESEHATAN | 10 September 2014

DBD Masih Tinggi, Pemkot Jakarta Utara Sosialisasikan Pencegahan

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara sendiri merilis angka DBD dari awal tahun sampai bulan Agustus mencapai 915 kasus.

KESEHATAN | 10 September 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS