Menkes Dorong Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Menkes Dorong Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri

Jumat, 14 November 2014 | 13:29 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Bertempat di Silang Monas Jakarta, Kementerian Kesehatan (Kemkes) menggelar Pameran Pembangunan Kesehatan selama tiga hari dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, yaitu tanggal 14-16 November 2014.

Pameran ini terbuka bagi masyarakat dengan menampilkan sekitar 150 stan, mulai dari stan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, sampai ke penggiat dunia maya.

"Saya sangat mengapresiasi pameran pembangunan kesehatan ini dan mendorong betul produk-produk dalam negeri agar lebih giat diproduksi karena yang saya lihat tadi di pameran, inovasi alat kesehatannya ternyata banyak sekali," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek usai meninjau area pameran, Jumat (14/11).

Menurut Nila, Indonesia seharusnya sudah tidak lagi bergantung pada produksi luar negeri. "Inovasi alat kesehatan seperti tempat tidur untuk orang sakit, alat untuk mereposisi patah tulang, itu bagus sekali. Jadi, kenapa kita harus impor," tambah Nila.

Pujian juga dilontarkan Nila terhadap perusahaan dalam negeri yang sudah berhasil memproduksi alat suntik sekali pakai yang dilengkapi safety lock untuk mencegah plunger terlepas dari barel.

"Banyak sekali inovasi yang harus kita angkat untuk pembangunan kesehatan di Indonesia," tambah Nila Moeloek.


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kepala BPOM: Regulasi Rokok Elektrik Segera Keluar

Regulasi ini sangat penting karena banyak kerugian yang ditimbulkan oleh rokok elektrik.

KESEHATAN | 14 November 2014

Kemkes Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Monas

"Pelayanan ini gratis untuk umum dan dibuka selama tiga hari hingga 16 November."

KESEHATAN | 14 November 2014

Kemampuan Berbicara Bilingual Berguna Asah Otak

Otak para pembicara bilingual lebih efisien karena dipakai terus menerus untuk memilih bahasa mana yang harus digunakan dan mana yang harus diabaikan

KESEHATAN | 14 November 2014

Tingkat Pemberian ASI Eksklusif di Kalteng Masih Rendah

Perkembangan otak anak dimulai sejak dalam kandungan sampai usia 3 tahun yang dikenal dengan periode emas.

KESEHATAN | 14 November 2014

Tekan Angka Penderita Diabetes, BPJS Kesehatan Kembangkan Prolanis

Terjadi lonjakan peserta JKN berarti kemungkinan juga akan terjadi lonjakan peserta dengan penyakit DM.

KESEHATAN | 13 November 2014

Pemerintah Perlu Anggarkan Rp 2 Triliun untuk Sosialisasi Bahaya Diabetes

"Pemerintah harus serius mengatasi masalah PTM (penyakit tidak menular), salah satunya DM yang bisa menyedot biaya besar karena pengobatannya yang panjang"

KESEHATAN | 13 November 2014

Basuki: Lawan Diabetes, Jakarta Perbanyak Taman

"Kami harap, dengan demikian, lebih banyak warga yang berolahraga. Agar bisa unggul menghadapi MEA, masyarakat Jakarta harus sehat secara jasmani dan rohani"

KESEHATAN | 13 November 2014

Menkes: Kantor Kesehatan Pelabuhan Siap Hadapi Ebola

"Bukan hanya untuk ebola. Semua penyakit kita siap."

KESEHATAN | 12 November 2014

"Griya Schizofren" Ingin Memanusiakan Penderita Gangguan Jiwa

"Stigma negatif memang masih melekat pada penderita skizofrenia. Mereka itu juga manusia, namun sering tidak dimanusiakan," kata Triana.

KESEHATAN | 12 November 2014

Kartu Semarang Sehat Segera Diluncurkan

Alokasi anggaran yang disiapkan untuk mencakup pelayanan KSS sebesar Rp 70 miliar yang berasal dari APBD.

KESEHATAN | 12 November 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS