3 Pelaku Pariwisata Seks Anak Via "Webcam" Tinggal di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

3 Pelaku Pariwisata Seks Anak Via "Webcam" Tinggal di Indonesia

Kamis, 7 November 2013 | 16:45 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Terre des Hommes Netherlands, organisasi berbasis hak anak berhasil mengidentifikasi beberapa "predator" atau pelaku praktik Pariwisata Seks Anak Melalui Webcam (Webcam Child Sex Tourism/WCST).

Hasil penelitian dari empat peneliti mereka dalam waktu dua bulan telah berhasil mengidentifikasi lebih dari 1000 pelaku dari lebih dari 65 negara.

"Praktik kekerasan seksual anak melalui webcam ini telah melibatkan puluhan ribu anak-anak sebagai korban. Khusus di Asia Tenggara, anak-anak Filipina adalah yang paling sering menjadi korban," kata Hanneke Oudkerk, Regional Programme Adviser Terre des Hommes Netherlands - Southeast Asia saat ditemui di kantornya di Jakarta, Kamis (7/11).

Dari seribuan pelaku yang berhasil diidentifikasi masing-masing berasal dari: USA 224 pelaku, Inggris 110 pelaku, India 103 pelaku, Canada 54 pelaku, Australia 46 pelaku, Indonesia 3 pelaku, dan dari beberapa negara lainnya.

Sudaryanto, Country Manager Indonesia, Terre des Hommes Netherlands-Southeast Asia mengaku prihatin dengan masuknya Indonesia sebagai salah satu negara asal predator WCST. "Fakta ini cukup mencengangkan, dan ini sebetulnya fenomena gunung es. Yang dipaparkan sekarang baru pucuk dari gunung es. Permasalahan sebenarnya biasa jadi lebih memprihatinkan lagi," kata dia.

Sudaryanto menambahkan, apa yang terjadi di Filipina sebetulnya sedikit berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Di negara kita, praktik kekerasan seksual lebih banyak terjadi lewat media sosial online, seperti Facebook atau penggunaan smartphones dengan fitur Blackberry Messenger.

"Anak-anak sangat rentan mengalami eksploitasi seksual saat mereka menggunakan media sosial. Menurut data Komnas Perlindungan Anak, ada 31 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi sepanjang Januari sampai Februari 2013 lewat media online, atau 37,3% dari total kasus kekerasan seksual terhadap anak," papar Sudaryanto.

Dalam penelitian tentang Pariwisata Seks Anak Melalui Webcam (Webcam Child Sex Tourism/WCST), empat peneliti dari Terre des Hommes Netherlands menggunakan pendekatan novel approach, yaitu sebuah metode yang menggunakan animasi 3D (tiga dimensi) dengan menciptakan tokoh animasi anak Filipina, yang disebut “Sweetie”.

Karakter virtual "Sweetie" dikendalikan oleh para peneliti Terre des Hommes Netherlands saat beroperasi di public chat rooms (ruang bincang publik melalui internet). Dalam kurun waktu yang relatif singkat, lebih dari 20.000 predator dari seluruh dunia mendekati karakter virtual "Sweetie" dan memintanya untuk melakukan aksi seksual melalui webcam. Padahal mereka tahu kalau usia Sweetie masih 10 tahun.

Pada saat "predator" atau pelaku berinteraksi dengan Sweetie, para peneliti mengumpulkan informasi melalui media sosial untuk membuka samaran para predator tersebut dengan mencari identitas mereka. "Para pelaku dengan suka rela membuka identitas mereka saat diminta oleh Sweetie," papar Hanneke.

Hasil penelitian ini juga sudah diserahterimakan kepada pihak Interpol pada tanggal 4 November 2013, pukul 15.00 CET (Central European Time) untuk mengambil tindakan lebih lanjut.


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rugikan Negara Rp 463 Miliar, Deddy Kusdinar Terancam 20 Tahun Penjara

"Terdakwa melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu memperkaya terdakwa dan orang lain."

NASIONAL | 7 November 2013

Hartati Tegaskan Tidak Punya Kepentingan Suap Bupati Buol

Hartati kembali menegaskan bahwa pemberian uang oleh anak buahnya Totok Lestiyo murni bukan merupakan arahannya.

NASIONAL | 7 November 2013

Mantan Wagub Jakarta Laporkan Foke ke KPK

Laporan Prijanto tersebut terkait dugaan adanya kerugian negara dalam sengketa lahan di Taman Bersih Manusiawi dan Wibawa (BMW).

NASIONAL | 7 November 2013

DPR Didesak Untuk Bentuk Pansus DPT

"Pansus ini bekerja untuk verifikasi, evaluasi, bahkan menyelidiki mengapa sampai ada carut marut pencatatan penduduk dan pendataan pemilih".

NASIONAL | 7 November 2013

Dino Patti Djalal Pegang Teguh Nilai-Nilai Indonesia

"Dino tetap menjadi orang Indonesia dan terus berupaya mengangkat budaya bangsa Indonesia di dunia internasional meskipun ia lama tinggal di luar negeri."

NASIONAL | 7 November 2013

Saksi Dugaan Suap Putusan Pilkada Bali Akan Dilindungi LPSK

"LPSK menyatakan siap melindungi," kata Wasekjen PDIP, Hasto.

NASIONAL | 7 November 2013

Ikut Konvensi, Irman Gusman Minta Nasihat Anwar Ibrahim

Anwar meminta capres Indonesia memiliki solusi atas isu strategis, seperti wacana kepedulian kepada rakyat, dan kesenjangan kaya miskin.

NASIONAL | 7 November 2013

Polda Akan Evaluasi Anggota yang Pegang Senjata Api

"Semua kesatuan, tidak hanya Korps Brimob, akan memeriksa kembali siapa-siapa saja yang memegang senjata api".

NASIONAL | 7 November 2013

Jangan Politisisasi Masalah DPT

"Kita harus support KPU dan kita awasi kinerjanya tanpa perlu mempolitisasi DPT yang sudah diputuskan," tegasnya.

NASIONAL | 7 November 2013

Komisaris PT Kernel Oil Didakwa Menyuap Ketua SKK Migas

"Kami tidak mengajukan eksepsi yang mulia," kata kuasa hukumnya, Sugeng Teguh Santoso.

NASIONAL | 7 November 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS