Hakim Tolak Eksepsi Nazaruddin
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

Hakim Tolak Eksepsi Nazaruddin

Rabu, 21 Desember 2011 | 12:26 WIB
Oleh : B1

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menolak seluruh eksepsi yang diajukan terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin.

"Memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk tetap melanjutkan persidangan terhadap terdakwa," ucap Ketua Majelis Hakim Dharnawati Ningsih, hari ini, dalam pengadilan dengan agenda pembacaan putusan sela, di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Putusan sela itu disambut dengan pernyataan banding yang diajukan oleh salah satu kuasa hukum terdakwa bekas Bendahara Partai Demokrat (PD) tersebut. "Atas putusan ini kami mengajukan banding Yang Mulia," kata Elza Syarif, kuasa huku Nazaruddin.

Kepada JPU, Elza mengungkapkan keinginannya memperoleh daftar nama-nama saksi yang akan dihadirkan pada persidangan mendatang. "Dengan agenda selanjutnya, mohon diberitahu nama-nama saksi untuk minggu depan," ujarnya.

Elza juga meminta kepada majelis hakim untuk mengabulkan permohonan dalam menghadirkan penyidik dalam persidangan, "Untuk ditanyakan hal-hal yang ada didalam BAP," tuturnya.

Selain itu, Elza juga berharap Yulianis dihadirkan sebagai saksi. Bila tidak hadir, sambung dia, maka kesaksiannya dalam BAP harus digugurkan

Sementara itu terdakwa Nazaruddin meminta JPU untuk menghadirkan seluruh barang bukti yang dituduhkan kepada dirinya."Saya juga meminta bukti-bukti penggeledahan oleh KPK berupa berita acara," ucap Nazaruddin.

Persidangan Nazaruddin akan dilanjutkan tahun depan, Rabu (4/1/2012), dengan agenda pemeriksaan saksi.

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diburu Waktu, Kunjungan Tim Komisi III di Mesuji Singkat

Tim dari Komisi III DPR mengaku, hanya menyisihkan sedikit waktu untuk bertemu warga Mesuji di Lampung. Alasannya, mereka harus mengejar waktu untuk melakukan kunjungan kerja lainnya dan sudah mengetahui garis besar persoalan Mesuji.

NASIONAL | 21 Desember 2011

OC Kaligis tidak Lagi Bela Nazaruddin

Otto Cornelis (OC) Kaligis mundur dari posisinya sebagai salah satu tim kuasa hukum Muhammad Nazaruddin, terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games.

NASIONAL | 21 Desember 2011

Boros Anggaran, Pimpinan DPR Dinilai Serakah

Setelah mengkritisi reses anggota dewan yang dianggap hanya mengeksploitasi uang negara untuk membiayai 'jalan-jalan pulang kampung', Fitra mengkritisi anggaran para pimpinan DPR yang terlampau besar dan boros.

NASIONAL | 21 Desember 2011

Inisiator Angket Century Akan Kirim Bukti ke KPK

Para inisiator hak angket Bank Century berencana mendatangi pimpinan KPK untuk menyerahkan kembali salinan bukti-bukti penyimpangan dan seluruh dokumen Pansus Bank Century.

NASIONAL | 21 Desember 2011

Adik dan Ipar Malinda Dee Hadapi Tuntutan

Adik kandung Malinda dan suaminya ini diduga membantu Malinda membobol dana nasabah Citibank dengan menyediakan rekening BCA miliknya sebagai tempat penampungan.

NASIONAL | 21 Desember 2011

Penerbangan di Bandara Adisutjipto Normal Lagi

Hingga pukul 06.30 WIB sudah ada dua pesawat yang tinggal landas dari Bandara.

NASIONAL | 21 Desember 2011

Tim KNKT Direncanakan Tiba Hari Ini

Pesawat jenis Boeing 737-300 tersebut membawa penumpang sebanyak 118 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan empat bayi.

NASIONAL | 21 Desember 2011

LBH Lampung Tak Berharap Banyak pada TGPF DPR

"Puncak konflik tersebut sebenarnya pada 10 November lalu, yang mana saat musim panen kolektif, oknum kepolisian menyita motor warga dan dari situ sebenarnya pelanggaran HAM terjadi."

NASIONAL | 21 Desember 2011

Komnas HAM: Sedikitnya Dua Tewas di Tangan Aparat

"Saat ditanya oleh adiknya, siapa yang melakukan hal itu, Syaiktu menjawab: Satpam, Pam Swakarsa dan Aparat."

NASIONAL | 21 Desember 2011

Saksi Cabut BAP, Jaksa Akan Panggil Penyidik

"BAP Nur Apriliani dan Rosdiana memang sama persis. Copy paste," kata kuasa hukum terdakwa.

NASIONAL | 21 Desember 2011


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS