Kuliahi Calon Kepala Daerah PDIP, Ini Cerita Risma
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kuliahi Calon Kepala Daerah PDIP, Ini Cerita Risma

Selasa, 21 Juli 2015 | 18:46 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / B1

Depok - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengaku bekerja keras mewujudkan ideologi, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PDIP, partai yang mengusungnya sebagai kader.

Walau demikian, ditegaskannya, bahwa ideologi itu bukan hanya sekadar demi membantu rakyat biasa dan warga miskin yang menjadi anggota PDIP saja.

Diakui Risma, warga miskin yang kerap datang kepadanya selalu membawa foto dan kaos bergambar Bung Karno, Proklamator yang kerap identik dengan PDIP.

"Saya bilang ke ibu Megawati, kalaupun mereka bukan PDIP, tapi mereka orang miskin, ya kita bantu," kata Risma saat memberikan kuliah umum di Sekolah PDIP, di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7).

Di kesempatan itu, di hadapan para calon kepala daerah yang mengikuti Sekolah Partai, Risma menceritakan berbagai pengalamannya dalam mengatasi masalah perkotaan di Surabaya, hingga mengentaskan kemiskinan.

Misalnya, bagaimana Risma mempertahankan Surabaya sebagai kota besar yang terdiri dari berbagai perkampungan padat, dan harus diberi penerangan. Lalu dibantu untuk manajemen pengelolaan kebersihan serta limbah.

Sampah diolah sedemikian rupa demi menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian organik. Sehingga walaupun tak ada areal sawah dan kebun di daerah itu, inflasi akibat impor sayuran tak terlalu terjadi.

"Kita tidak pernah inflasi sayur, tidak ada kenaikan harga. Karena warga Surabaya bisa menanam sayur sendiri di loteng. Kita bantu bibit, kompos dari mereka," jelas Risma.

Begitu juga Risma mendorong fasilitasi perpustakaan memanfaatkan sarjana yang menganggur di berbagai perkampungan. Selain menjaga perpustakaan, para sarjana pengangguran dimaksud mengajari anak-anak di wilayah itu. Dampaknya, anak yang terlahir di situ muncul menjadi juara-juara.

Surabaya di bawah Risma juga membangun berbagai fasilitas taman bermain dan berolahraga. Selain itu, disediakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk kalangan balita, remaja, hingga lansia.

"Ada 24.000 relawan untuk Posyandu," imbuhnya.

Sementara para ibu didorong menjadi pahlawan ekonomi, diajari untuk berkreasi dari titik nol.

Untuk layanan kependudukan, Risma memastikan layanan online berjalan. Di mana warga tak perlu datang ke kelurahan, pembayaran cukup dilaksanakan via ATM, dan dokumen dikirimkan ke rumah.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, bahwa Risma telah menunjukkan bagaimana Bung Karno selalu hadir dengan wong cilik dan Risma dapat mengejewantahkan ideologi partai dalam pemerintahannya.

"Komitmennya, belanja publik 60 persen. Pelayan publik yang meningkat berdampak pada biaya aparatur berkurang 18 persen. Untuk rakyat bisa semakin besar," kata Hasto.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memuji Risma atas kinerjanya yang baik. Hanya saja, Megawati khawatir semua itu selesai ketika Risma tak lagi menjabat.

Sebab untuk diketahui, aturan menyatakan pembatasan seorang kepala daerah seperti Risma hanya bisa menjabat sebagai kepala daerah selama dua periode atau 10 tahun saja. Sementara di sisi lain, praktik di Indonesia, begitu ada kepala daerah baru, maka egoisme muncul dan sama sekali tak memelihara hasil kerja pejabat sebelumnya.

Walau demikian, diakui Megawati bahwa rakyat mencintai Risma. "Kenapa Risma berhasil? Karena rakyat mencintai dia, karena dia diinginkan," kata Megawati.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

H+4, Tegal-Brebes Ditempuh 2 Jam

adahal, dalam keadaan normal, jarak sejauh itu hanya ditempuh sekitar 15 menit.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Inilah Sosok Kepala Daerah Dambaan Megawati

Megawati mengangkat jempol atas kiprah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Arus Balik Menggunakan KA dari Semarang Meningkat

Hari ini, jumlah penumpang yang naik dari lima stasiun di DAOP IV Semarang adalah 21.426 penumpang.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Ini Skenario Kubu Djan Faridz Hadapi Pilkada Serentak

Kader di daerah lebih suka skenario ketiga dengan mendukung tokoh yang dicalonkan partai lain.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Djan Faridz Kecam Intoleransi di Tolikara

"Kami mengecam tindakan intoleransi yang terjadi di Tolikara, Papua. Tindakan ini telah mencederai rasa toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa."

NASIONAL | 21 Juli 2015

Arus Balik di Tol Cikampek Padat Merayap

Kepadatan arus lalu lintas terjadi mulai dari Tol Cikarang Utama Km 73 hingga tempat istirahat di Km 62.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Mobil PMK Mogok di "Runway", Garuda Terlambat Terbang

Mobil PMK yang membersihkan landasan pacu dari abu vulkanik Gunung Raung tiba-tiba mogok di runway yang diduga karena saluran bahan bakarnya tersumbat.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Kemhub: Puncak Arus Balik Hari Ini dan Sabtu

Hal tersebut akibat dari usainya masa cuti bersama bagi para pekerja formal.

NASIONAL | 21 Juli 2015

H+4 Lebaran, Masuk Kota Tegal Macet

Kendaraan yang hendak masuk Tegal menggunakan tiga jalur ditambah satu jalur dari arah berlawanan.

NASIONAL | 21 Juli 2015

Ini Penjelasan Megawati Soal "Petugas Partai"

"Mereka yang masuk PDI-P, mereka adalah Petugas Partai, yang ditugasi oleh partai untuk menjalankan ideologi."

NASIONAL | 21 Juli 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS